Caleg PKS Terserat Kasus Pencabulan, Jubir PSI: PKS Gagal Menyeleksi Kadernya

Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum Caleg Partai Keadilan Sosial Inisial AH, mendapat kecaman keras dari Partai Solidaritas Indonesia

Caleg PKS Terserat Kasus Pencabulan, Jubir PSI: PKS Gagal Menyeleksi Kadernya
tribun medan
Dara Nasution 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum Caleg Partai Keadilan Sosial (PKS) Inisial AH, mendapat kecaman keras dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Juru Bicara PSI Dara Nasution menegaskan tindakan tersebut merupakan perbuatan biadab, dan harus dijatuhi hukuman dengan seberat-beratnya.

"Korban merupakan anak kandungnya sendiri dan ia harus menderita sejak usia tiga tahun. Ini sungguh biadab! Terduga pelaku harus segera diproses dan dihukum seberat-beratnya," ujar Nasution.

Ia pun melihat, PKS gagal menyeleksi caleg yang mereka usung, dan hal tersebut menunjukkan PKS tidak ada tanggung jawab kepada publik untuk memberikan kandidat terbaik untuk dipilih rakyat.

“PKS gagal menyeleksi kadernya untuk maju jadi caleg. Masa terduga kekerasan seks diusung menjadi wakil rakyat? Kalau di PSI, orang seperti itu tidak mungkin kami usung karena PSI melakukan seleksi dengan ketat dan melibatkan panelis independen seperti Pak Mahfud MD,” terang Caleg PSI dari Dapil Sumatera Utara III.

Baca: Kiprah Caleg Milenial, Cristy Rayakan HUT ke-23 Bersama Petugas Kebersihan

Baca: Kasus Kampanye Caleg Nasdem di Unima, Sanksinya Teguran Tertulis

Ia pun berharap DPR segera sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang selama ini ditolak PKS.

"RUU ini darurat disahkan! Butuh berapa banyak lagi perempuan yang menjadi korban namun tidak memiliki perlindungan hukum? Kita harus tanyakan komitmen PKS dalam melindungi perempuan. Apa mereka menolak RUU P-KS karena ingin melindungi calegnya yang pelaku kekerasan seks?” kata Dara.

Ia pun menegaskan PSI akan siap melakukan pendampingan kepada korban.

"Kita akan pelajari detil-detil kasusnya. Kalau dibutuhkan dan memungkinkan, kita akan lakukan pendampingan, seperti yang kita pernah lakukan dengan RA, korban kekerasan seks Dewan Pengawas BPJS-TK," tandasnya

Diketahui sebelumnya Oknum Caleg AH yang dilaporkan keluarga sendiri itu karena diduga mencabuli anak kandungnya. selama 14 tahun lamanya.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved