Prostitusi Waria

Prof Ferdinand Kerebungu Sebut Masyarakat Secara Umum Belum Menerima Waria

Pengamat sosial dari Universitas Negeri Manado, Prof Ferdinand Kerebungu mengatakan masyarakat secara umum belum bisa menerima keberadaan waria.

Prof Ferdinand Kerebungu Sebut Masyarakat Secara Umum Belum Menerima Waria
ISTIMEWA
Prof Ferdinand Kerebungu Sebut Masyarakat Secara Umum Belum Menerima Waria 

Prof Ferdinand Kerebungu Sebut Masyarakat Secara Umum Belum Menerima Waria

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) merekrut waria untuk menjadi relawan demokrasi pada pemilu 2019 ini

Komunitas ini akan turut menyosialisasikan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Pengamat sosial dari Universitas Negeri Manado, Prof Ferdinand Kerebungu mengatakan masyarakat secara umum belum bisa menerima keberadaan komunitas waria.

Menurutnya agak sulit memberdayakan mereka di tengah masyarakat.

"Kelompok masyarakat secara umum belum bisa menerima. Mereka hanya komunitas, hanya perkumpulan. Yang bergaul hanya di komunitas mereka," ujar Ketua Prodi S2 Pendidikan IPS PPs Unima ini, Selasa (12/03/2019).

Menurutnya akan terjadi penolakan, sebab para waria ini mengalamo kelainan sosial.

Di Jawa saja dengan mayoritas Muslim, kaum ini sudah diterima.

Kalau mau berdayakan para waria, menurutnya bukan dengan cara seperti itu.

"Lihat potensi mereka apa. Agar kembaki ke jati diri. Merekan kan kelompok yang membentuk identitas baru. Hanya ada dua identitas, laki-laki dan perempuan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved