Siti Aisyah Akui Masih Belum Percaya Kalo Dirinya Sudah Bebas

Dua tahun lebih Siti Aisyah menjalani semua proses hukum di Malaysia atas tuduhan melakukan pembunuhan Kim Jong Nam

Siti Aisyah Akui Masih Belum Percaya Kalo Dirinya Sudah Bebas
IST/AFP MOH RASFAN
Siti Aisyah tersenyum ketika meninggalkan Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, pada Senin (1132019). Dia dibebaskan dari segala tuntutan terkait pembunuhan Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua tahun lebih Siti Aisyah menjalani semua proses hukum di Malaysia atas tuduhan melakukan pembunuhan Kim Jong Nam, sepupu pemimpin Korea Utara, Kim Jon Un.

Panjang dan beratnya proses hukum yang harus dijalaninya sempat membuatnya pasrah akan nasibnya di negera orang. Meskipun memang dirinya benar-benar tidak melakukan pembunuhan tersebut.

Belum lagi bayang-bayang hukuman mati sebagai ganjaran dari tuduhan pembunuhan, makin membuatnya sempat tertunduk dan pesimis bisa bebas.

"Saya sudah sempat pasrah. Saya pasrahkan semuanya kepada Allah SWT," kenang Siti Aisyah sembari menghela nafas saat diwawancarai khusus oleh Kompas TV dari Kantor Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (11/3/2019).

Dukungan dari keluarga, yakni ayah dan ibunda, bagi Siti Aisyah, bagai energi yang menguatkan kakinya untuk melangkah menjalani semuanya dari penyidikan hingga Pengadilan Tinggi Shah Alam, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (11/3/2019).

Baca: Presiden Jokowi: Besok Kita akan Ketemu Siti Aisyah

Pun demikian dukungan dan penguatan dari keduataan besar, pemerintah dan pengacara juga menjadi semangat baginya berjuang untuk keluar dari jerat hukuman di Malaysia.

"Dukungan keluarga, yaitu dari emak, ayah selalu mensupport saya. Juga suport dari pengacara, kedutaan selalu mensupport saya supaya kuat," kisah Siti Aisyah.

Kini Pengadilan Tinggi Shah Alam memutuskan Siti Aisyah bebas dari semua dakwaan atas kasus pembunuhan Kim Jong Nam di Malaysia.

Putusan ini merupakan sesuatu yang membahagiakan bagi Siti Aisyah yang sebelumnya tidak pernah berpikir bisa bebas daru jerat hukum.

Hingga dia berada di KBRI, ia masih belum menyangka dirinya bisa kembali menghirup udara kebebasan.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved