Polsek Pinolosian Masih Sulit Bongkar Pelaku Pembunuhan Fidya Bonde

Aparat kepolisian yang menduga Fidya tewas dibunuh masih belum menemukan siapa dalang yang merengut nyawa bocah dengan keterbelakangan mental itu.

Polsek Pinolosian Masih Sulit Bongkar Pelaku Pembunuhan Fidya Bonde
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Kapolsek Pinolosian Hendri Manampiring mengatakan perkiraan dukun tak bisa dijadikan bukti di pengadilan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Sudah sebulan lebih kasus penemuan mayat Fidya Bonde (13) remaja asal Desa Kombot Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang ditemukan tewas di kebun berlalu.

Aparat kepolisian yang menduga Fidya tewas dibunuh masih belum menemukan siapa dalang yang merengut nyawa bocah dengan keterbelakangan mental itu.

Kepada Tribun Manado, Sabtu (09/03/2018) Kapolsek Pinolosian Iptu Herdi Manampiring mengaku masih kesulitan mencari siapa pelaku pembunuhan Fidya.

"Kendalanya karena tidak ada saksi yang melihat langsung rentetan kejadian hingga korban ditemukan tewas," ujarnya.

Ia mengaku para saksi yang dipanggil oleh pihaknya, juga belum bisa memberikan keterangan terkait siapa orang terakhir bersama korban.

"Keterangannya masih abu-abu dan tidak jelas, siapa yang bersama korban terakhir kali," tegasnya.

Perwira dua balok ini meminta agar masyarakat lebih bersabar. "Kami hanya bisa minta masyarakat bersabar, karena proses penyelidikannya memang sulit dan kami tidak bisa sembarangan menangkap orang," tegas dia.

Fidyawati Bonde Saat Ditemukan
Fidyawati Bonde Saat Ditemukan (Istimewa)

Warga Gunakan Dukun Untuk Cari Pelaku

Belum ditemukannya pelaku pembunuhan terhadap Fidya Bonde (13) gadis asal Desa Kombot Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), membuat warga resah.

Bahkan warga Desa Kombot mulai memanggil orang pintar atau dukun guna mencari tahu siapa pelakunya.

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved