Pelatih Tim Sepakbola Malaysia Tertangkap Selundupkan Sabu dalam Dubur dan Sepatu

Noorul Zaman Bin Mohd Amin (42), pria asal Malaysia yang berprofesi sebagai pelatih sepakbola terciduk membawa narkotika jenis sabu sabu

Pelatih Tim Sepakbola Malaysia Tertangkap Selundupkan Sabu dalam Dubur dan Sepatu
Kompas.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi sabu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Noorul Zaman Bin Mohd Amin (42), pria asal Malaysia yang berprofesi sebagai pelatih sepakbola terciduk membawa narkotika jenis sabusabu saat tiba di Terminal Pelabuhan Internasional Teluk Nibung, Tanjungbalai pada Sabtu (9/3/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.

Aksi ilegal yang dilakukan warga kawasan Bandar Baru Sentul, Kuala Lumpur, Malaysia itu diketahui petugas KPP Bea Cukai Teluk Nibung saat hendak turun dari kapal menuju X-Ray.

"Jadi petugas Bea Cukai di Pelabuhan Teluk Nibung yang curiga dengan gerak gerik tersangka, lalu mendatangi pelaku dan kemudian melakukan penggeledahan," kata Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai.

Benar saja, petugas Bea Cukai mendapati satu buah buntalan plastik dari sepatu bagian kanan yang dikenakan tersangka.

Baca: Ketua TKD Jabar Harap Warga Tegas Menghadapi Hoaks yang Hantam Jokowi-Maruf

Diduga bungkusan itu berisi sabusabu.

Selanjutnya petugas melaporkan penemuan tersebut ke Polres Tanjungbalai.

Noorul Zaman bin Mohd Amin (tengah) dan Pamuji (dua dari kanan) tertunduk saat diamankan petugas Sat Rea Narkoba Polres Tanjungbalai pada Minggu (10/3/2019). Kedua tersangka merupakan pelaku kejahatan narkotika jaringan internasional yang tertangkap di Tanjungbalai dan Medan.
Noorul Zaman bin Mohd Amin (tengah) dan Pamuji (dua dari kanan) tertunduk saat diamankan petugas Sat Rea Narkoba Polres Tanjungbalai pada Minggu (10/3/2019). Kedua tersangka merupakan pelaku kejahatan narkotika jaringan internasional yang tertangkap di Tanjungbalai dan Medan. (TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM IDRA JAYA)

Setibanya di lokasi petugas Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai bersama petugaa KPP Bea Cukai Teluk Nibung menginterograsi tersangka.

"Dari pengakuan tersangka, masih ada dua bungkusan berisi sabu yang berada di dalam perut tersangka dengan cara dimasukkan melalui dubur," ungkap Irfan.

Atas keterangan tersebut, maka petugas membawa tersangka ke Rumah Sakit Setio Husodo, Kisaran untuk mengeluarkan barang bukti sabusabu dari dalam tubuh pelaku.

Setelah berhasil dikeluarkan ditemukan dua buah buntalan plastik diduga berisi sabusabu.

Baca: Dukung PDI-P, Yasti Juga Dibebani Target Nasdem, Taufik: Menarik Menanti Langkah Yasti Selanjutnya

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved