Menyamar jadi Konsumen, Polisi Ringkus Remaja Mucikari Prostitusi Online Anak di Bawah Umur

Polisi mengamankan seorang remaja berinisial EGR (17) yang terlibat kasus prostitusi 'online" anak di bawah umur

Menyamar jadi Konsumen, Polisi Ringkus Remaja Mucikari Prostitusi Online Anak di Bawah Umur
Tribun Manado
Ilustrasi Prostitusi online melalui aplikasi Bee Talk tengah berproses di Pengadilan Negeri Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi mengamankan seorang remaja berinisial EGR (17) yang terlibat kasus prostitusi 'online" anak di bawah umur pada Kamis (7/3/2019).

EGR diamankan di salah satu hotel di Jakarta Utara, Kamis (7/3/2019).

"Pada hari Kamis sekira jam 10.00 wib team cyber patrol mendapat informasi bahwa ada pelaku diduga menawarkan prostitusi secara online melalui Facebook dengan akun atas nama 'Tasya Ayusari'," ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Moh. Faruk Rozi dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Untuk menangkap pelaku, polisi berpura-pura menjadi pelanggan EGR.

Baca: Diracuni Sampai tak Sadarkan Diri, Wanita ini di Perkosa Ayah Mertua

Baca: Produk Kondom Bergambar Jokowi-Maruf Amin Jadi Viral, Begini Reaksi TKN

Polisi ditawari seorang korban berinisial TW (15) dengan harga Rp 4 juta.

Setelah terjadi kesepakatan antara anggota kepolisian dan pelaku, korban dibawa ke hotel tempat penangkapan terjadi.

Petugas kepolisian yang menyamar menyerahkan uang tersebut ke pelaku dan korban pun diserahkan.

Setelah transaksi terjadi, Polisi langsung melakukam penangkapan.

"Dari hasil penjualan pelaku mendapat keuntungan Rp. 500.000 per satu orang perempuan yang sudah dibooking," kata Faruk.

Baca: Demi Menangkan Jokowi-Ma’ruf di Jabar, Sahabat Rakyat Indonesia Gencar Lakukan Kampanye

Pelaku dikenakan Pasal 2 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang perdagangan orang, subsidair Pasal 45 jo pasal 27 ayat 1 UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Remaja di Jakarta Ini Jadi Mucikari Prostitusi Online Anak di Bawah Umur Seharga Rp 4 Juta

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved