Lezatnya Buntut Bakar Balado Swiss Belhotel Maleosan yang Bikin Ketagihan

Swiss Belhotel Maleosan Manado punya 'signature dish' untuk Anda penggemar buntut sapi. Buntut Balado Bakar namanya.

Lezatnya Buntut Bakar Balado Swiss Belhotel Maleosan yang Bikin Ketagihan
TRIBUNMANADO/FERNANDO LUMOWA
Executive Chef Swiss Belhotel Maleosan Manado, Farry Paath menunjukkan menu rekomendasi Buntut Bakar Balado 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Kuliner berbahan utama buntut sapi identik dengan menu sop buntut.  Itu mudah ditemui karena ada di hampir semua rumah makan atau restoran di Manado.

Swiss Belhotel Maleosan Manado punya 'signature dish' untuk Anda penggemar buntut sapi. Buntut Balado Bakar namanya.

Sajian ini adalah 'chef suggest menu' alias menu rekomendasi Chef Farry Paath, Executive Chef Swiss Belhotel Maleosan bagi tamu atau pengunjung hotel bintang empat itu.

Buntut Balado Bakat diolah dari buntut sapi segar yang di-braised terlebih dulu.  Buntut sapi direbus bersama bumbu-bumbu seperti bawang Bombay, daun salam, cengkih beserta wortel dan kentang.

"Direbus di atas  api kecil paling lama 45 menit tergantung tekstur daging buntutnya juga," kata Farry kepada Tribunmanado.co.id, Sabtu (09/03/2019).

Baca: Tajil Buffet di Swissbell Manado Rp 45 Ribu

Setelah itu, buntut di-grilled sampai merah kecoklatan. Lengkap juga dengan sayuran seperti wortel dan kentang. Chef Farry tak memberi bumbu tambahan saat proses grilled ini. "Citarasa asal saat marinate, ketika direbus tak hilang," katanya.

Buntut bakar ini  disajikan dengan sambal balado, emping, sayuran bakar dan nasi putih. "Sayuran bakar juga ada. Karena itu yang cocok dengan buntut bakar," ujarnya.

Bagaimana dengan rasanya? Tentu lezat. Daging mudah terlepas dari tulang  Tekstur daging buntut bakar unik. Agak garing di bagian luar dan empuk di dalamnya.

Citarasa khas daging buntut sempurna berkat bumbu-bumbu yang benar meresap. Siapa yang mencobanya pasti ingin tambah lagi dan lagi. Bikin ketagihan.

Menikmati buntut bakar ini kian lengkap dengan sop sayur sebagai penyerta. Harry mengkreasikan kaldu rebusan buntut dengan tambahan potongan wortel, kentang dan daun seledri. Sop ini hangat menyegarkan.

"Jadi ciri khas menu buntut tetap ada. Tak bisa dipungkiri, orang masih berpikir yang namanya buntut ya ada kuahnya  Makanya kami sediakan penyertanya," ujar chef yang belasan tahun bekerja di luar negeri ini.

Baca: Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Valentine Day Berbagi Kebahagiaan Bersama Rekan Kerja

Farry bercerita, ide menghadirkan menu ini karena ia ingin menyajikan sesuatu yang baru. Jadilah menu 'fusion' tersebut. Katanya, sejatinya itu resep lama yang dimodifikasi.

Sesuai namanya menu rekomendasi chef, Buntut Bakar Balado memang jadi favorit tamu maupun pengunjung. Tiap hari ada yang menikmati menu ini.

"Sudah sebulan ini kami tawarkan dan responnya bagus. Kebanyakan dipesan tamu dari kamar, makan di Swiss Cafe' atau pesanan tamu B-One (Karaoke and Bar)," ujarnya.

Swiss Belhotel menawarkan menu itu secara combo. Harganya Rp 185.000 per paket. Belum termasuk pajak hotel dan restoran. Anda bisa menikmati Buntut Bakar Balado, sop sayuran dan klappertaart original ala Swiss Belhotel Maleosan Manado. (fernandolumowa)

Berita Populer: Pelakor di Manado Ini Minta si Pria Bawa Istri Sahnya ke Rumah Sakit Jiwa: Tamo Bunung pa Ngana Yudi

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved