Breaking News:

Kronologi Pembunuhan Baharudin di Titiwungen, Gara-gara Hal Sepele Ini

Pembunuhan terjadi di Titiwungen Utara, tepatnya di depan Hotel Matuari, ternyata hanya karena korban tidak mengiyakan untuk mengantar tersangka

Penulis: | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/JUFRY MANTAK
tersangka YJS alias Tox 28 saat ditangkap polisi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembunuhan Mohammad Baharudin, warga Lorong Tamrin, Lingkungan III, Kelurahan Titiwungen Utara, Kota Manado oleh tersangka YJS alias Tox (28) warga Kelurahan Batu Kota Lingkungan II Kecamatan Malalayang berawal saat tawar menawar tarif ojek menuju Malalayang, Kota Manado pada Minggu (10/3/2019) sekitar pukul 05.30 Wita.

Pembunuhan terjadi di Lingkungan III, Kelurahan Titiwungen Utara, tepatnya di depan Hotel Matuari, ternyata hanya karena korban tidak mengiyakan untuk mengantar tersangka ke Malalayang.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel menjelaskan, peristiwa itu berawal tersangka bertemu dengan korban di lokasi kejadian.

"Saat itu korban mencari uang lewat pekerjaan sampingan dengan cara mengojek," bebernya.

Katanya, tersangka memintah korban untuk mengantarnya ke Malalayang. Korban meminta biaya ojek dengan harga Rp 30 ribu. Namun tersangka mengatakan akan dibayar setelah sampai di tujuan.

"Karena korban tidak mau, tersangka kembali ke dalam Hotel Matuari, Tersangka dan temannya memang baru selesai dari dalam hotel. Saat kembali tersangka sudah dengan temannya berinisial HS alias Aris (24), warga Bumi Beringin, Kecamatan Wenang," jelas Bawensel kepada tribunmanado.co.id di Mapolresta Manado

"Saat bertemu, tersangka langsung menikam korban di bagian dada kiri dan tangan. Teman tersangka ikut memukul korban. Setelah itu kedua tersangka lari dari lokasi kejadian, sementara korban meninggal dunia di lokasi kejadian," tambahnya.

Saat mendapatkan laporan kejadian tersebut, Kapolresta langsung menyuruh anggotanya mencari tersangka.

Kurang dari 5 jam, Tim gabungan Polresta Manado yang terdiri dari Tim Macan Resmob dan Tim Paniki Rimbas I dan III, menangkap dua tersangka sata berada di Kelurahan Winangun, tepatnya di kompleks Hotel Firgo saat di dalam Grab dari Paal 4, menuju Malalayang, Minggu (10/3/2019).

"Anggota terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki kanan Tox, karena mencoba melarikan diri saat penangkapan," tegas Bawensel.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved