Bawaslu Minsel Ingatkan Hukum Tua Jangan Berpolitik

Bawaslu Minahasa Selatan (Minsel) kembali menegaskan kepada para ASN, hukum tua dan perangkat desa agar jangan terlibat dalam kegiatan politik praktis

Bawaslu Minsel Ingatkan Hukum Tua Jangan Berpolitik
Istimewa
Fanny Sengkey 

Bawaslu Minsel Ingatkan Hukum Tua Jangan Berpolitik

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Bawaslu Minahasa Selatan (Minsel) kembali menegaskan kepada para aparatur sipil negara (ASN), hukum tua dan perangkat desa agar jangan sekali-kali terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Fanny Sengkey, Personel Bawaslu Minsel mengatakan, aturan pelarangan itu sudah jelas undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 280 tentang pemilu.

Di situ menjelaskan, larangan ikut serta berkampanye dan sanksi bagi pelaksana, peserta atau tim kampanye pemilu yang melanggar ketentuan undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 280 tentang pemilu yang berlaku.

"Silakan warga yang melihat ada ASN, hukum tua maupun perangkat desa yang berkampanye pada salah satu calon legislatif atau partai politik, atau juga melakukan aktivitas politik laporkan ke Bawaslu Minsel. Kami akan menindaklanjuti aturan itu," kata dia, Jumat (9/3/2019).

Namun ia mengingatkan, agar laporan pelanggaran pemilu yang masuk ke pihaknya tidak kadaluarsa. Bagi mereka yang terang-terangan melakukan aktivitas kampanye maka diancaman dengan hukuman penjara paling lama 2 tahun atau dengan maksimal Rp 24 juta.

Baca: Bawaslu Manado Selidiki Pembakaran Posko Caleg di Winangun

Baca: Bawaslu Minsel: Wajib Pilih yang Belum Punya KTP-el Harus Datangi Panwas

Baca: Bawaslu Minut Temukan WNA Jepang Masuk DPT, KTP Berlaku Hingga 2022

Baca: Bawaslu Merasa Jadi Tertuduh Soal Maraknya Kampanye Hitam

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved