Dana Desa Sudah 4 Tahun Bergulir, Wagub Dorong Kembangkan BUMDes

Penggunaan dana desa jangan cuma sekali pakai habis, harus dikelola berkelanjutan.

Dana Desa Sudah 4 Tahun Bergulir, Wagub Dorong Kembangkan BUMDes
Tribun manado / Ryo Noor
Wagub Sulut Steven Kandouw 

Dana Desa Sudah 4 Tahun Bergulir, Wagub Dorong Kembangkan BUMDes

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penggunaan dana desa jangan cuma sekali pakai habis, harus dikelola berkelanjutan.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw kepada tribunmanado.co.id, Kamis (7/3/2019).

"Jangan sekali pakai hilang, outputnya ada, tapi outcomenya atau manfaatnya tidak ada," kata dia.

Satu di antara pengelolaan dana desa berkelanjutan misalnya dengan memnentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)

"Jadi ada nilai tambah, supaya dana desa dari program nawacita Presiden terealisasi demi kesejahteraan masyarakat," ujar dia.

Pengelolaan dana desa sudah bergulir di Pemerintahan Presiden Jokowi 4 tahun .

Baca: Wagub Sentil Kasus Solar Cell Dana Desa Berujung Proses Hukum

Baca: Kunker di Pinolosian Timur, Kamaru Ingatkan Penggunaan Dana Desa Hingga BOS

Baca: Jokowi Beber Dana Desa Rp 257 Triliun di Rakernas Korpri

"Jadi pengelolanya sudah belajar, ilmu sudah lebih canggih. SMA saja 3 tahun," ujar dia.

Ia mengingatkan, dana desa tidak masuk struktur APBD yang diaudit Badan Pemeriksa Keuangan, jika diaudit BPK masih ada kesempatan perbaikan kalau ada kesalahan pengelolaan, ganti rugi misalnya.

Dana desa jika ada penyimpangan bisa langsung diusut aparar hukum. "Jadi jangan main-main," kata dia.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harusnya jadi motor untuk mengembangkan desa.

Halaman
123
Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved