Ternyata Fesya Bayi Kembar yang Dilahirkan Gladis Leong Seorang Diri, Ditemukan Terbungkus Kain

Fesya ditemukan di kamar ganti rumah mereka, tempat istrinya melahirkan sendiri, dengan terbungkus kain

Ternyata Fesya Bayi Kembar yang Dilahirkan Gladis Leong Seorang Diri, Ditemukan Terbungkus Kain
TRIBUNMANADO/ANDREW PATTYMAHU
Fanny Leke berada di kamar ganti tempat Gladis melahirkan tanggal 26 Februari 2019 lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG-Elora Fesyi Sirly dan Fesya Gladis adalah pasangan bayi kembar yang lahir pada Selasa (26/2/2019) lalu. Namun sangat disayangkan, Fesya yang pertama kali hadir di dunia hidupnya begitu singkat.

Putri kecil ini bersama sang bundanya Gladis Leong (41) kembali ke ribaan Sang Pencipta di hari kelahirannya.

Fanny Leke suami almarhumah Gladis Leong, Sabtu (2/3/2019) mengatakan Fesya ditemukan di kamar ganti rumah mereka, tempat istrinya melahirkan sendiri. Bayi malang yang sudah tak bernyawa lagi ini posisinya tergeletak di lantai dan dibungkus kain.

Kain yang menbungkus tubuh mungil Fesya kemungkinan dibalutkan oleh Gladis. "Fesya yang lahir lebih dulu dan mamanya langsung membungkus dengan kain," ucap dia lirih.

Masih menurut Fanny, diduga saat kelahiran bayi pertama mereka, Gladis kaget ternyata masih ada satu bayi lagi yang sudah siap keluar. Makanya Gladis kembali berbaring berusaha agar bayi keduanya lahir dengan selamat.

Baca: Gladis Leong Tewas saat Melahirkan Bayi Kembar Sendirian: Suami Bikin Puisi hingga Bayi Tinggal Satu

Besar kemungkinan bayi pertama saat lahir masih hidup, namun akhirnya Sang Kuasa berkata lain.

Selanjutnya setalah keluarga membawa Gladis dan Elora ke RSUD GMIM Kalooran Amurang, dokter yang memeriksakan keadaan mereka mengatakan kepada keluarga, bahwa ibu tersebut melahirkan bayi kembar. "Karena tali pusarnya punya dua cabang, satu sudah putus sedang satunya lagi masih tersambung dengan Elora dan mamanya," tambah ASN Balai Sungai Provinsi Sulawesi Utara ini.

Baca: Sepenggal Puisi Suami Gladis Leong untuknya Saat Akan Dimakamkan: Menerima Kedahsyatan Karya Tuhan

Mendapat kabar dari rumah sakit seperti itu. warga yang memberesi kamar ganti tempat Gladis bersalin berusaha mencari bayi satunya lagi. Saat ditemukan bayi Fesya sudah tertumpuk dengan beberapa potongan kain di lantai.

Ia bersyukur walaupun Fesya sudah tak bernapas, namun tak terinjak orang saat mengevakuasi Gladis dan Elora.

"Elora ada di bawah selangkangan istri saya dan saat itu menangis sehingga langsung ditemukan. Sedang anak saya yang satu berada sedikit jauh dari posisi istri saya berbaring," kata dia.(dru)

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved