Adriana Dondokambey Ajak Masyarakat Wujudkan Demokrasi yang Sehat

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Adriana Dondokambey mengatakan agama bukanlah intrumen politik

Adriana Dondokambey Ajak Masyarakat Wujudkan Demokrasi yang Sehat
Istimewa
Adriana Dondokambey 

Adriana Dondokambey Ajak Masyarakat Wujudkan Demokrasi yang Sehat

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Adriana Dondokambey mengatakan agama bukanlah intrumen politik. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar tegas melawan upaya politisasi agama yang bisa muncul menjelang pemilihan umum.

Dalam demokrasi, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin dalam pemerintah. Politisasi agama dalam demokrasi akan menciderai demokrasi.

"Agama bukanlah instrumen politik, melainkan suatu kebebasan dan hak asasi manusia yang dilindungi oleh konstitusi. Dengan adanya politisasi agama akan menimbulkan ide-ide yang tercipta untuk menyejahterakan masyarakat akan kabur," kata Adriana, Senin (4/3/2019).

Baca: Adriana Dondokambey Perjuangkan Revitalisasi Jalan Kema-Kauditan Minahasa Utara

Baca: Adriana Dondokambey Ingin Wisata Desa Dikelola Secara Profesional

Adriana menjelaskan, politisasi agama merupakan cara berpolitik yang tidak rasional. Di mana, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin tanpa memandangan suku, agama dan ras.

"Mari kita lawan segala bentuk politisasi terhadap agama saat pesta demokrasi tahun depan, karena itu sangat menciderai proses demokrasi yang selama ini kita telah bangun. Politisasi agama merupakan cara berpolitik yang tidak rasional," ujar Adriana.

Di sisi lain, kata Adriana, politasasi agama sama berbahayanya dengan politik pencitraan. Keduanya mengandung unsur kebohongan publik.

"Politik pencitraan dan politisasi agama sama berbahanya, karena sama-sama mengandung unsur pembohongan publik. Jadi, masyarakat harus waspada dengan upaya-upaya tersebut yang mungkin akan muncul menjelang pemilihan umum," kata politisi senior yang juga dipercaya maju ke kursi DPR RI oleh PDI Perjuangan itu.

Penulis: David_Kusuma
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved