Berita Minsel

Sepenggal Puisi Suami Gladis Leong untuknya Saat Akan Dimakamkan: Menerima Kedahsyatan Karya Tuhan

Fanny Leke, pada saat pemakaman istrinya serta anaknya Fesya Gladis Leong Rabu (28/2/2019) berusaha tegar menghadapi kenyataan.

Sepenggal Puisi Suami Gladis Leong untuknya Saat Akan Dimakamkan: Menerima Kedahsyatan Karya Tuhan
TRIBUN MANADO/ANDREW PATTYMAHU
Sepenggal Puisi Suami Gladis Leong untuknya Saat Akan Dimakamkan: Menerima Kedahsyatan Karya Tuhan 

Ini Sepenggal Puisi Suami Gladis Leong untuknya Saat Akan Dimakamkan: Menerima Kedahsyatan Karya Tuhan Yesus

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Fanny Leke, pada saat pemakaman istrinya serta anaknya Fesya Gladis Leong Rabu (28/2/2019) berusaha tegar menghadapi kenyataan.

Bersama jemaat yang memadati bangsal duka, Fanny juga ikut bernyanyi menghibur dirinya sendiri. Ketegaran Fanny tak dapat ditahan lagi saat membacakan puisi bagi istrinya, tangisnya pun pecah.

Berikut ini sepenggal puisi Fanny bagi Gladis:

"Sebagai manusia biasa tidak bisa menerima duka seperti ini, tapi sebagai keluarga yang takut Tuhan harus menerima kedasyatan karya Tuhan Tuhan Yesus.

Biarlah kenangan indah yang selama 16 tahun akan tetap dikenang, Canda dan tawa tidak akan dilihat lagi. Sebagai abdi negara, kau menopang tugas.

Kau adalah wanita yang hebat yang sudah memberikan 8 buah hati.

Selamat jalan Gladis."

Kisah Wanita Kuat Gladis Leong, Lahirkan 6 Anaknya Tanpa Bantuan, Suami: Saya Bangga
Kisah Wanita Kuat Gladis Leong, Lahirkan 6 Anaknya Tanpa Bantuan, Suami: Saya Bangga (FACEBOOK/FANNY LEKE)

"Saya menerima kenyataan ini, ini kedahsyatan Tuhan Yesus. Saya harus kuat karena ada tujuh anak yang harus saya jaga," ucapnya.

Kisah Wanita Kuat Gladis Leong

Halaman
1234
Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved