Kisah Wanita yang Melahirkan Anak-anaknya tanpa Bantuan Oranglain, Suami: Ini Kedasyatan Tuhan Yesus

Kematian Gladis Leong (41) Desa Popontolen, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan menghebohkan warga Sulawesi Utara.

Kisah Wanita yang Melahirkan Anak-anaknya tanpa Bantuan Oranglain, Suami: Ini Kedasyatan Tuhan Yesus
ISTIMEWA
Gladis Leong 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kematian Gladis Leong (41) Desa Popontolen, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan menghebohkan warga Sulawesi Utara.

Unggahan warganet dengan cepat menjadi viral di media sosial.

Kematian ibu 6 anak ini mengejutkan karena melahirkan 2 bayi kembar yang masih prematur di kamar rumahnya. Gladis harusnya baru melahirkan pada April mendatang.

Kelahiran dini dua anaknya tersebut justru menyebabkan nyawanya hilang. Seorang bayi pun kehilangan nyawa bersamanya. Sedangkan satu kembarannya tetap sehat dan hidup.

Keluarga bahkan suaminya ternyata tak mengetahui Gladis sedang mengandung bayi kembar. Pasalnya, selama ini wanita tersebut tak pernah memeriksakan diri ke Puskemas.

Kabar yang cukup mencengankan publik, Gladis memang selama ini melahirkan anak-anaknya tanpa bantuan dokter atau bidan kampung. Dia melakukannya sendirian.

Fanny Leke, (47) suami Gladis mengungkapkan satu bayi kembarnya yang hidup diberi nama Elora.

"Elora Artinya itu cahaya dari sorga. Dia adalah titipan Tuhan melalui Gladis yang harus saya jaga dan rawat," katanya kepada tribunmanado.co.id

Bocah tersebut bernama lengkap Elora Fesyi Sirly. Sirly adalah nama tengah dari mendiang istrinya.

Untuk bayi yang meninggal, Fanny beri nama Fesya Gladis. "Gladis nama pertama dari istri saya," ujar dia.

Bayi dan Gladis Leong, Fenny Leke mencium jenazah istrinya, Fanny Leke
Bayi dan Gladis Leong, Fenny Leke mencium jenazah istrinya, Fanny Leke (KOLASA TRIBUNMANADO/FACEBOOK/ANDREW PATTYMAHU)
Halaman
1234
Penulis: Aldi
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved