Tancapkan 10 Jarum di Tubuh Putranya hingga Berkarat, Ibu Kejam Mukhayo Yakubova Dipenjara 8 Tahun

Seorang ibu dijatuhi hukuman penjara 8 tahun, setelah dengan kejam memasukkan sepuluh jarum ke tubuh bayi berusia sembilan bulan.

Tancapkan 10 Jarum di Tubuh Putranya hingga Berkarat, Ibu Kejam Mukhayo Yakubova Dipenjara 8 Tahun
Tribun Medan
Mukhayo Yakubova 

Tancapkan 10 Jarum di Tubuh Putranya hingga Berkarat, Ibu Kejam Mukhayo Yakubova Dipenjara 8 Tahun

 
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Seorang ibu dijatuhi hukuman penjara 8 tahun, setelah dengan kejam memasukkan sepuluh jarum ke tubuh bayi berusia sembilan bulan, sebagai ritual untuk membawa suaminya pulang.

Ibu bernama Mukhayo Yakubova berusia 27 tahun asal republik Tajikistan di Asia Tengah dinyatakan bersalah menyebabkan tubuh putranya Mudassir Karimov terluka parah.

Aksi tersebut dilakukannya pada musim panas tahun 2018 lalu, untuk membuat suaminya yang merupakan pekerja migran di Rusia, pulang ke rumah.

Baca: AKHIRNYA Norman Kamaru Blak-blakan Kenapa Dirinya Dipecat dari Kepolisian, Sebut Semua Itu Perintah

 
Mudassir kecil dirawat di rumah sakit setelah salah satu kerabatnya menemukan jarum tertancap di mulutnya.

Melalui hasil pemeriksaan Sinar-X yang dilakukan di Rumah Sakit Karabolo di Dushanbe, Tajikistan mengungkapkan terdapat sepuluh jarum di tubuh anak itu.

Ia juga harus menjalani beberapa operasi sebelum dokter berhasil mengeluarkan semua jarum dari tengkorak kepala, hidung, leher, dada, dan kakinya.

Juru bicara rumah sakit Shukhrat Choriev mengatakan bahwa jarum telah berada di tubuh bayi dalam waktu cukup lama, hingga membuatnya berkarat.

"Ketika kami mengeluarkan jarum dari tubuh bocah itu, beberapa dari mereka menjadi berkarat. Sepertinya beberapa jarum sudah ada di dalam selama sekitar tiga bulan," ucapnya.

Polisi mulai menyelidiki dan Yakubova ditahan segera setelah kejadian.

Dia mengakui kesalahannya pada polisi dan akhirnya dijatuhi hukuman penjara 8 tahun oleh pengadilan.

Halaman
12
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved