Sumber Daya Manusia Restoran di Sulut Masih Kurang Terampil

Sejumlah masalah klasik masih membayangi perkembangan hotel dan restoran di Sulut

Sumber Daya Manusia Restoran di Sulut Masih Kurang Terampil
Tribun manado/Arthur Rompis
Ketua PHRI Sulut, Nicho Lieke 

Sumber Daya Manusia Restoran di Sulut Masih Kurang Terampil

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sejumlah masalah klasik masih membayangi perkembangan hotel dan restoran di Sulut.

Di antaranya SDM pekerja wisata serta masalah penguasaan bahasa asing, terutama Tiongkok.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulut terpilih Nicho Lieke mengatakan, pihaknya siap membenahi masalah tersebut.

Baca: Perkuat Kerja Sama Meningkatkan Sumber Daya Manusia, Pemkab Bolsel Kunjungi Universitas Gorontalo

Baca: Efendi Cerita tentang Pariwisata dan Pengawasan Orang Asing, Media Visit ke Tribun Manado

Baca: Pasca-Longsor di Tambang Bakan, Pemkab Bolmong Dorong Penambang Buat Surat ke Gubernur Sulut

"SDM pekerja wisata di Sulut kami akui masih kurang, ini jadi atensi kami, kami akan menggelar pelatihan bekerja sama dengan Pemprov Sulut, " kata dia kepada Tribun Manado Kamis (28/2/2019) malam di hotel Plaza Manado.

Menurut Lieke, SDM untuk hotel mulai membaik. Yang masih butuh ditingkatkan adalah SDM di restoran.

"Ini masalah attitude, pelayanan masih belum memiliki standar," kata dia.
Lieke mengatakan, program lainnya adalah standarisasi hotel yang ada di Sulut.

Menurut dia, banyak hotel di Sulut yang belum standart.
"Standarisasinya kedaluwarsa," kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved