Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Marinus Minta Perbaikan Jalan ke Jokowi

Para pemain tim nasional U-22 Indonesia mendapatkan kesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Kamis (28/2) pagi.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
antara
Pemain Timnas Indonesia di bawah 22 tahun bersama Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Para pemain tim nasional U-22 Indonesia mendapatkan kesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (28/2) pagi. Kesempatan ini sekaligus mereka manfaatkan untuk menyampaikan sejumlah permintaan.
Mereka yang mendapatkan kesempatan itu adalah Osvaldo Haay, Bagas Adi dan Marinus Wanewar. Mereka mendapat kesempatan itu setelah Presiden Joko Widodo memberikan sambutan.

Osvaldo Haay adalah pemain pertama yang mendapatkan kesempatan ini. Penyerang yang bermain untuk Persebaya Surabaya ini menyampaikan harapannya dan harapan rekan-rekan setim untuk menjadi anggota Polri atau pegawai negeri sipil (PNS).
"Saya sendiri kuliah, mungkin rekomendasikan karena sudah tinggalkan kuliah lama. Kalau bisa, ya, PNS. Itu saja, Pak," ujar Osvaldo yang disambut tawa teman-temannya.

"Ini menggunakan kesempatan namanya," timpal Jokowi.
Setelah itu giliran Bagas Adi. Bek berusia 21 tahun ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jokowi karena memberikan motivasi kepada para pemain timnas U-22 hingga akhirnya menjadi juara.

"Mungkin sama seperti yang disampaikan Osvaldo tadi. Ada yang ingin jadi pns, polisi atau TNI. Saya sendiri, mungkin dari teman saya ada yang anggota polisi diangkat pangkatnya, mungkin untuk TNI mohon kejelasannya, Pak," ujar Bagas yang merupakan anggota TNI.
Mendengar permintaan Bagas, Jokowi pun berjanji akan mengusahakan kenaikan pangkat bagi anggota yang berprestasi. "Saya urus nanti yang urusan TNI sama polisi," ucap Jokowi.

Setelah itu Marinus yang berasal dari Sarmi, Papua. Ia tidak meminta persoalan pribadi kepada Jokowi, tetapi berharap jalan di kampung halamannya diperbaiki oleh pemerintah. "Di sana sekarang transportasi, jalan-jalannya, masih jelek, pembangunan belum bagus, mudah-mudahan lebih bagus dari tempat lain," kata Marinus sembari malu-malu.

Jokowi merasa heran kepada Marinus karena bukan meminta sesuatu berkaitan dengan sepak bola, tapi menyampaikan urusan jalan. "Bukan urusan sepakbola, urusan jalan," ucap Jokowi disambut tawa. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah bonus para pemain Timnas U-22 sebesar Rp 200 juta per orang, setelah pemerintah memberikan hadiah Rp 65 juta.

"Menteri Olahraga memberikan bonus berapa? Masing-masing pemain Rp 65 juta, dari saya masing-masing Rp 200 juta," ucap Jokowi yang disambut riuh tim Garuda Muda. Selain para pemain, Jokowi juga akan memberikan bonus kepada para pelatih dan tim dokter yang menangani Timnas U-22 selama menjalani pertandingan Piala AFF U-22.

Jokowi menyampaikan dirinya bersama seluruh rakyat Indonesia merasa sangat bangga atas prestasi Timnas U-22 yang berhasil menjadi juara, mengalahkan tim Thailand dengan skor 2-1.

"Ini generasi baru sepakbola Indonesia yang kita harapkan kebangkitan sepakbola Indonesia dimulai dari titik ini," ujar Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menitipkan pesan kepada seluruh pemain Timnas U-22 untuk menjaga semangatnya agar tidak berkurang pada kejuaraan berikutnya. "Jangan sampai redup, sehingga prestasi ini betul-betul menjadi sebuah arah baru, generasi baru kebangkitan sepakbola Indonesia," ucap Jokowi. (Tribunnews/sen)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved