Kasum TNI: Hoax Sudah Berkembang Menjadi Kepercayaan Masyarakat

Letjen Joni Supriyanto mengatakan intensitas pemberitaan bohong (hoax) semakin meningkat dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019

Kasum TNI: Hoax Sudah Berkembang Menjadi Kepercayaan Masyarakat
tribun jambi
Logo Hoax 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Joni Supriyanto mengatakan intensitas pemberitaan bohong (hoax) semakin meningkat dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilpres dan Pileg tahun 2019.

Hal tersebut disampaikannya pada saat membuka Rapat Koordinasi Penerangan (Rakornispen) TNI Tahun 2019 di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Rabu (27/2/2019).

“Kalau kita cermati di berbagai media sosial saat ini tidak saja pemberitaan yang tidak benar (hoax) bahkan sudah berkembang menjadi kepercayaan masyarakat yang tidak lagi sesuai (post truth)," kata Joni dalam keterangan tertulis PLH Kabidpenum Puspen TNI, Letkol Inf Abidin Tobba yang diterima Tribunnews.com pada Rabu (27/2/2019).

Menurutnya, hal ini merupakan suatu keadaan atau situasi ketika daya tarik emosional lebih berpengaruh dalam pembentukan opini publik dari pada fakta yang obyektif atau sebenarnya.

"Inilah arah baru komunikasi publik yang saat ini sedang berkembang untuk memenangkan persepsi guna mewujudkan legitimasi dan memperoleh kepercayaan publik, dengan menyampaikan fakta-fakta kebenaran yang ada," kata Joni.

Baca: Hari Ini, Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Disidangkan, Berikut Fakta-faktanya

Baca: Tanggapan Puisi Doa Neno Warisman, Sandiaga: Pengetahuan Agama Saya Cukup Minim

Dalam menyikapi hal ini, Joni menegaskan agar insan Penerangan TNI harus mampu membentengi diri untuk tidak mudah terjebak bahkan larut dalam pembentukan opini publik oleh suatu kelompok tertentu sehingga TNI tidak bisa lagi bersikap netral dan seimbang.

Ia meminta agar insan penerangan jangan mudah percaya terhadap setiap pemberitaan yang sumbernya tidak diketahui kebenarannya.

"Insan penerangan harus bersikap cerdas, pandai memilah dan memilih pemberitaan TNI yang positif dan bermanfaat untuk dipublikasikan, bukan turut menyebarkan pemberitaan yang dapat merugikan institusi TNI," kata Joni.

Untuk itu, ia meminta jajaran Penerangan TNI terus dutuntut untuk melakukan inovasi pemberitaan yang berkualitas dalam rangka memenangkan persepsi untuk mendapatkan legitimasi kepada publik.

Baca: VIRAL: Anak Perempuannya Meninggal, Sang Ayah Ganti jadi Wisudawan dan Ambil Ijazah Sarjana

Meskipun menurutnya, publik menilai bahwa institusi TNI menjadi salah satu lembaga negara yang paling dipercaya sehingga rakyat tetap mencintai TNI, insan penerangan tidak boleh menepuk dada dan berbangga diri.

Joni juga mengatakan bahwa Penerangan TNI adalah penjuru terdepan dalam mempublikasikan kegiatan dan kinerja TNI.

Oleh karena itu, peran dan fungsi Penerangan TNI memiliki nilai yang sangat strategis dan penting dalam pembentukan opini masyarakat terhadap pengabdian TNI.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan link http://www.tribunnews.com/nasional/2019/02/28/kasum-tni-soroti-maraknya-hoax-menjelang-pilpres.

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved