Tim dari Sejumlah Instansi di Jerman Selamatkan Seekor Tikus Gendut yang Terjebak di Lubang

Sehr mengatakan, mereka tidak memiliki keraguan untuk menyelamatkan tikus itu. "Bahkan hewan yang dibenci banyak orang patut dihormati," kata dia.

Tim dari Sejumlah Instansi di Jerman Selamatkan Seekor Tikus Gendut yang Terjebak di Lubang
Berufstierrettung Rhein Neckar/ Freiwillige Feuerwehr Auerbach
Tikus gemuk yang terjebak di lubang penutup got. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah petugas dari beberapa instansi di Kota Bersheim, Jerman, terlibat dalam penyelamatan seekor tikus.

Ya, seekor tikus gendut yang terjebak dalam penutup lubang got. Demikian dilaporkan The Guardian.

Tikus tersebut mencoba keluar dari lubang tersebut, namun rupanya lemak di pinggulnya sudah terlalu tebal.

Upaya sang tikus pun gagal, bahkan ia terjebak. Maju tak bisa, mundur pun sama.

"Tikus itu memiliki banyak lemak dan terjebak di pinggulnya," ujar penyelamat hewan Michael Sehr.

Brigade sukarelawan Auerbach dipanggil, demikian juga tim penyelamat hewan Rhein Neckar.

Sebuah tim yang terdiri dari sekitar delapan penyelamat mengangkat penutup dan menarik tikus bebas.

Petugas dari beberapa instansi di Kota Bersheim, Jerman, mencoba menyelamatkan seeokor tikus gendut yang terjebak di lubang penutup got.
Petugas dari beberapa instansi di Kota Bersheim, Jerman, mencoba menyelamatkan seeokor tikus gendut yang terjebak di lubang penutup got. (Berufstierrettung Rhein Neckar/ Freiwillige Feuerwehr Auerbach)

Foto-foto menunjukkan kepala dan badan tikus yang bengkok mencuat keluar dari lubang, dengan bagian bawahnya dikaburkan oleh penutup selokan.

Pemadam kebakaran mengatakan tikus itu lolos tanpa cedera.

“Hewan itu kemudian dilepaskan lagi ke alam liar. Operasi pemadam kebakaran selesai setelah 25 menit yang baik," demikian pernyataan pemadam kebakaran.

Setelah penyelamatan yang berhasil, dua gadis muda menghadiahkan kepada tim penyelamat binatang hadiah.

Hadiahnya sebuah gambar tikus yang dikelilingi oleh hati, dengan kata "danke!" Tertulis di atasnya.

Danke merupakan bahasa Jermana yang berarti terima kasih dalam bahasa Indonesia .

Sehr mengatakan, mereka tidak memiliki keraguan untuk menyelamatkan tikus itu.

"Bahkan hewan yang dibenci banyak orang patut dihormati," kata dia.

Penulis: Edi Sukasah
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved