Sri Mulyani Minta Pengusaha Tidak Mengeluh Tak Dapat Insentif Bisnis kepada Jokowi

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan kebiasaan para pengusaha yang kerap mengeluh tak dapat insentif bisnis kepada Presiden Joko Widodo.

Sri Mulyani Minta Pengusaha Tidak Mengeluh Tak Dapat Insentif Bisnis kepada Jokowi
TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (9/11/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan kebiasaan para pengusaha yang kerap mengeluh tak dapat insentif bisnis kepada Presiden Joko Widodo.

Ia meminta hal itu tidak perlu lagi dilakukan lantaran pemerintah sudah memberikan banyak insentif, diantaranya yakni dengan tax holiday atau insentif pembebasan pajak dan tax allowance pengurangan pajak.

"Banyak yang enggak tahu jadi selalu mengeluh ke Pak jokowi. 'Pak saya enggak dapet'. Lah waktu saya bilang ada tax holiday, 'Saya belum tahu Bu'," ujarnya saat bicara di acara Kadin, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

"Sekarang saya kasih tahu jumlahnya, bidangnya. Jangan lagi mengeluh ke saya, ke Pak Jokowi, langsung aja. Jadi janjian ya kita seperti ini?," sambungnya.

Baca: Polisi Periksa 10 Saksi, Kasus Video jika Jokowi Terpilih, Tak Ada Lagi Azan

Baca: Bupati Bolmong Kunjungi Lokasi Longsor di Tambang Bakan, Akses Sulit Dilalui

Hingga saat ini, kata Sri Mulyani, ada 149 fasilitas tax allowance. Namun baru dimanfaatkan oleh 132 wajib pajak saja.

 
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, saat ini insentif pajak tidak hanya diberikan kepada pengusaha dengan investasi baru, namun juga untuk ekspansi.

Baca: 7 Fakta Puluhan Penambang Tertimbun Longsor di Tambang Bakan: Kronologi hingga Daftar Nama Korban

Sri Mulyani berharap para pengusaha memanfaatkan insentif pajak yang diberikan oleh pemerintah. Dengan begitu maka bisa membantu meringankan beban pelaku usaha.

Artikel ini telah tayang sebelumnya di kompas.com dengan Sri Mulyani: Jangan Ngeluh Lagi ke Pak Jokowi, Janji Ya...

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved