MenpanRB Sebut Korpri akan Menuju Organisasi Profesi yang Profesional dan Mandiri

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin, menyebut perlunya dilakukan transformasi pada Korpri.

MenpanRB Sebut Korpri akan Menuju Organisasi Profesi yang Profesional dan Mandiri
ISTIMEWA
Presiden Joko Widodo memberi semangat kepada ASN pada Rakernas Korpri di Istana Negara Jakarta, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin, menyebut perlunya dilakukan transformasi pada Korpri. Yaitu untuk menuju organisasi profesi yang profesional dan mandiri di komunitas society 5.0. atau super smart society.

Hal ini dilakukan berdasarkan Pasal 126 UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara untuk mendorong terwujudnya ASN yang berkualitas, profesional, berdaya saing tinggi, serta mendukung terwujudnya birokrasi berkelas dunia 2024.

"Mengembangkan prioritas pembangunan, bukan hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi ke depan akan berfokus pada strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Yang juga ditandai dengan penguatan manajemen sumber daya manusia termasuk ASN. Ke depan, dibutuhkan Smart ASN, yang mampu berkarya optimal dalam komunitas society 5.0. / super smart society," kata Syafruddin, saat Rapat Kerja Nasional Korpri Tahun 2019, di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, Selasa (26/02/2019).

Baca: Longsor Tambang Bakan,Ini Daftar Korban Sementara 11 Teridentifikasi. Sekitar 30 Masih Tertimbun

Baca: Sakit Hati Sering Dimaki, Pegawai Aceh Utara Kepergok Bunuh Pasutri

Seperti diketahui bahwa Smart ASN memiliki ciri antara lain: profesional, berwawasan global, menguasai teknologi informasi, fasih berbahasa asing, berjiwa hospitality.

Selain itu, pola pikir yang entrepreneurship, memiliki jaringan yang luas, serta harus memiliki rasa nasionalisme dan integritas tinggi terhadap negara.

Syafruddin juga menegaskan bahwa fokus transformasi Korpri menuju organisasi profesi yang profesional dan mandiri ditempuh dengan beberapa aspek.

"Pertama Aspek kelembagaan. Korpri diarahkan menuju kelembagaan organisasi profesi yang ideal, yaitu organisasi profesi yang mewadahi Korps profesi pegawai ASN, baik itu PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," latanya.

Selain itu, mampu menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi ASN serta mewujudkan jiwa korps ASN sebagai pemersatu bangsa. Transformasi kelembagaan ini diarahkan menuju pada organisasi yang lebih mandiri.

"Kedua, Aspek Tatalaksana. Ketatalaksanaan Korpri berkaitan dengan mekanisme pelaksanaan fungsi organisasinya, yang diarahkan kepada mekanisme kerja yang efektif dan efisien dalam mendukung pencapaian visi dan misi Korpri," jelasnya.

Ketiga, lanjutnya, aspek Sumber Daya Manusia Korpri yang terdiri dari PNS dan PPPK.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved