Longsor Tambang Bakan

Longsor Tambang Bakan, 4 Penambang Meninggal, 19 Orang Selamat, Evakuasi Masih Berlangsung

Empat penambang meninggal dunia tertimpa longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Bakan, Kecamatan Lolayan

TRIBUNMANADO.CO.ID - Empat penambang meninggal dunia tertimpa longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada Selasa (27/2/2019) malam

Pasi Ops Kodim 1303 Bolmong Kapten Inf Asrak Badarun yang berada di lokasi sekitar pukul 17.55 Wita mengatakan, tim evakuasi yang dipimpin Kapolres Kotamobagu AKBP Gani Siahaan bersama Tim Basarnas, BPBD Bolmong serta masyarakat dan keluarga para korban telah melakukan evakuasi terhadap korban keempat yang sudah meninggal dunia tertimbun longsor.

"Sampai saat di lokasi kejadian masih terus dilakukan evakuasi dengan peralatan seadanya karena akses jalan menuju tempat kejadian sangat ekstrem," katanya

Berdasarkan data yang diterima sampai saat ini sudah ada 19 orang yang berhasil dievakuasi dan selamat dari kejadian tersebut dan 4 orang penambang ditemukan meninggal dunia.

Akses jalan menuju lokasi kejadian di pertambangan yang tidak memiliki izin tersebut bisa dengan dua jalan.

Pertama mengikuti jalan di PT JRBM dan kedua jalan tradisional yang dibuat sendiri para penambang.

Jaraknya sangat ekstrem, kalau ikut jalan perusahaan JRBM harus naik mobil truk khusus dan mobil 4x4 karena akses jalan sangat terjal serta ekstrem.

Selain itu, pemeriksaan super ketat oleh petugas keamanan sehingga tidak sembarangan orang bisa tembus melalui jalan tersebut.

Sementara jalur lainnya, menyusuri perkebunan dari jalan besar membutuhkan waktu sekitar 1 jam lebih berjalan kaki dan mendaki. 

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube tribunmanadoTV

Follow juga akun instagram tribunmanado

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved