Listrik di Sulut Sempat Padam: Kar Powership Minta Maaf ke Gubernur-PLN-Warga
Listrik di Sulawesi Utara sudah normal lagi. Namun polemik izin impor, penyegelan kapal listrik Karadaniz Poweship Zeynep Sultan
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Listrik di Sulawesi Utara sudah normal lagi. Namun polemik izin impor, penyegelan kapal listrik Karadaniz Poweship Zeynep Sultan dan pemadaman listrik berujung pada permintaan maaf.
PT Kar Powership Indonesia, pemilik kapal listrik, meminta maaf tidak beroperasinya kapal itu sementara yang menyebabkan terganggu pasokan listrik di Sulut.
"Seluruh manajemen dan karyawan PT Kar Powership Indonesia memohon maaf kepada Gubernur Sulawesi Utara (Olly Dondokambey), PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara dan seluruh masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu 24 Februari 2019 pada sekitar pukul 00.00 WITA hingga 25 Februari 01.00 Wita. Ke depannya diharapkan agar pemadaman listrik ini tidak terjadi lagi," ujar Direktur Regional Asia PT Kar Powership Indonesia, Mehmet Ufuk Berk di Jakarta, Selasa (26/2/2019).
Ia pun menambahkan PT KPI sudah berkoodinasi secara cepat agar kapal listrik Zeynep Sultan beroperasi kembali secara normal untuk mendistribusikan listrik ke wilayah Sulut-Gorontalo. "Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali," ujarnya.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Manado, Nyoman Adhi Suryadnyana mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih menyegel kapal genset.
Bea Cukai memberi kesempatan kepada KPI selaku pemilik kapal untuk menyelesaikan izin impor. "Temponya 30 hari sejak izin habis," ujar Nyoman kepada tribunmanado.co.id, Selasa (26/2/2019).

Ia memastikan, kapal yang disegel ialah MVPP Zeynep Sultan yang berkapasitas 120 megawatt (MW). Kapal lainnya, Karadeniz Nezih Bey tetap bisa beroperasi. Kapal tersebut berkapasitas 35 MW.
"Kapal yang habis masa izin impornya tetap tersegel. Kapal satunya yang belum habis masa izinnya tetap operasi," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda memastikan, listrik di Sulut-Gorontalo aman kendati Zeynep Sultan tak beroperasi.
PLN UIW Sulutteggo melakukan optimalisasi seluruh pembangkit yang ada. "Daya mampu kita di atas beban puncak," ujar Huda.
Saat ini, daya mampu sistem kelistrikan di Sulut Gorontalo 450 MW dan beban puncak sekitar 360 MW. Katanya PLTU Anggrek di Gorontalo kini masuk sistem dan memasok saya 2x25 MW.
Pemeliharaan jaringan
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado akan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jaringan di beberapa wilayah, Selasa (26/2/2019) hari ini.
Pekerjaan dikerjakan oleh PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manado Utara dan ULP Paniki.
Manajer PLN UP3 Manado, Kuswantono mengatakan, karena pekerjaan tersebut, ada sejumlah wilayah yang terkenal pemadaman sementara.
Berikut ini jadwal dan wilayah yang terkena pemadaman.
ULP Manado Utara melaksanakan pekerjaan pemangkasan dan penebangan pohon di dekat jaringan. Pekerjaan direncanakan pukul 09.00-14.00 Wita. Daerah yang kena pemadaman, Bailang, Loreng Raider 712, dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH).