Breaking News:

Relawan Jokowi-Prabowo Adu Taktik: Sisir Rumah Kopi hingga Korban Banjir

Perang relawan calon presiden dan calon wakil presiden terasa hingga ke daerah. Di Sulawesi Utara, ada banyak relawan pasangan capres-cawapres

Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Agum Gumelar bersama Relawan Bravo Cijantung di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2019). 

"Sebab itu di TKD kita membentuk direktorat khusus relawan, strukturnya ada direktur, wakil direktur dan beberapa anggota," kata dia.
Direktorat relawan ini yang mengkoordinir relawan, sehingga bisa dikatakan gerakan relawan ini terkoneksi dengan TKD. "Ada sekitar 50 kelompok relawan yang tergabung dalam TKD, " kata dia.

Peran relawan sangat penting karena bisa menjangkau masyarakat hingga ke bawah. Relawan menjadi andalan untuk memberikan pemahaman ke masyarakat mengenai keberhasilan Presiden Jokowi selama 4 tahun memimpin Indonesia.

Tak bisa dipungkiri, Jokowi-Ma’ruf kerap kali menerima serangan hoaks, kebohongan yang mendiskreditkan pasangan nomor urut 01. Kekuatan TKD dan relawan pun sesuai hasil evaluasi sudah membuahkan hasil. Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di Sulut tak tertandingi yakni 70,1 persen sesuai hasil survei Poltracking Indonesia pada Januari 2019.

Ketua GNCP Manado Munawar Syawie menyatakan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulut mendukung penuh kiprah GNCP. "DPD mendukung penuh, mereka membantu kami dalam membuka kepengurusan di daerah," kata dia.

Dikatakan Munawar, Senin (25/2/2019) sore di Rumah Juang Prabowo-Sandi beralamat Tikala, diadakan pertemuan antara DPD dan GNCP.
Pertemuan membahas strategi pemenangan Prabowo di Sulut. "Ada Pak Ketua DPD Gerindra Sulut Wenny Lumentut dan Sekretaris DPD Gerindra Sulut Melky Suawa," katanya.

Dikatakan Munawar, pihaknya juga menumbuhkan hubungan yang baik dengan relawan lainnya.
Sebut dia, ada banyak relawan Prabowo di Sulut.
"Komunikasi kami sangat baik, masing-masing punya satu tujuan yakni memenangkan Prabowo sebagai presiden," kata dia.

Ferry Liando
Ferry Liando (ISTIMEWA)

Parpol Tak Maksimal

Ferry Liando, pengamat politik dari Unsrat, menilai tiap capres membentuk relawan dengan maksud membantu capres mempublikasikan program ke publik. Mereka adalah perpanjangan tangan, karena masing-masing capres tidak mungkin menjangkau semua wilayah di mana pemilih berada.

Relawan menjadi sangat penting karena parpol pendukung capres tidak berfungsi dengan baik. Seakan fungsi parpol pendukung hanya sebagai syarat pemenuhan dukungan 20 persen kursi sebagai syarat presidential treshold.

Namun setelah pendaftaran, masing-masing parpol pendukung tidak begitu greget mengkampanyekan capres. Masing-masing parpol hanya gesit memperjuangkan bagaimana parpol mereka bisa lolos syarat parliement treshold yaitu 4 persen.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved