PSI: Konsep Wisata Halal Sandi di Bali Provokatif dan Tidak Menghormati Masyarakat Bali

Bagi Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli konsep Sandi provokatif dan tidak menghormati masyarakat Bali.

Editor: Aldi Ponge
Internet
Guntur Romli 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno ingin Bali mengembangkan pariwisata halal.

Bagi Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli konsep Sandi provokatif dan tidak menghormati masyarakat Bali.

"Sandi tidak hormati masyarakat Bali dengan menyebut ingin wisata halal di Bali. Halal yang dimaksud Sandi itu apa? Bagi masyarakat Bali selama ini wisata di sana ya 'halal', tapi kalau konsep halal Sandi itu bias hanya pandangan syariat Islam saja, maka itu provokatif, mayoritas masyarakat Bali bukan muslim, harusnya kita menghormati ini" kata Guntur Romli yang juga Caleg DPR RI dari PSI untuk Jatim III Situbondo Bondowoso Banyuwangi.

"Konsep Wisata Halal selama ini dikembangkan di Lombok NTB karena mayoritas penduduk Lombok NTB muslim, jadi biarlah masing-masing daerah memiliki keistimewaan dan keunikan, jangan semua diseragamkan. Bali biarlah tetap menjadi Bali, tetap 'ajeg Bali' kalau kata orang-orang Bali, masih banyak potensi daerah lain yang bisa dikembangkan, jangan bikin yang provokatif dan bertentangan dengan budaya setempat,"pungkas Guntur Romli yang juga aktivis muda NU.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved