Hidayat Tawarkan Rp 100 Juta kepada Yanuar

Satgas Antimafia Bola menetapkan mantan Exco PSSI Hidayat sebagai tersangka kasus pengaturan skor. Hidayat diduga berperan mengatur.

Hidayat Tawarkan Rp 100 Juta kepada Yanuar
Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Satgas Antimafia Bola geledah PT Liga Indonesia beberapa waktu lalu.. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Satgas Antimafia Bola menetapkan mantan Exco PSSI Hidayat sebagai tersangka kasus pengaturan skor. Hidayat diduga berperan mengatur perangkat pertandingan dan melakukan penyuapan pada pertandingan Liga 2 2018 antara Madura FC dan PSS Sleman.

"Perannya mengatur pertandingan ini, minta agar PSS Sleman selalu dimenangkan, baik di kandang maupun di kandang Madura FC," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/2).

Hidayat menawarkan uang sebanyak Rp 100 juta kepada Manajer Madura FC Yanuar. Hidayat juga mengancam akan membeli pemain Madura FC karena Yanuar tidak menuruti permintaannya.

"Menawarkan sejumlah uang kepada Saudara Yanuar yang nilainya Rp 100 juta. Kalau tidak menuruti, maka H juga sedikit mengancam. Kalau tidak menurut, dia sudah siapkan dana Rp 15 juta dan akan membeli pemain," kata Dedi.

Hidayat sebelum menjadi saksi kasus pengaturan skor, namun kini menjadi tersangka. Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan penetapan status tersangka Hidayat telah melalui prosedur yang ada. Penyidik juga telah memiliki dua alat bukti.

"Berdasarkan dua alat bukti, keterangan pelapor, saksi, bukti petunjuk, surat dan sebagainya," jelas Argo.

Argo menyebut Hidayat akan diperiksa pertama kalinya sebagai tersangka pada Rabu (27/2) mendatang. Pemeriksaan tersebut untuk menentukan keputusan penahanan terhadap Hidayat.

"Hari Rabu akan dimintai keterangan sebagai tersangka," tutur Argo.

Satgas Antimafia Bola juga akan kembali memeriksa Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, Rabu (27/2). Jokdri akan menjalani pemeriksaan ketiga selama menyandang status tersangka.

Menurut rencana Jokdri akan menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB. Satgas Antimafia Bola akan menggali fakta-fakta baru dalam pemeriksaan tersebut. Satgas Antimafia Bola berencana menggali soal puluhan barang bukti yang disita dari apartemen dan ruang kerja Joko Driyono.

"Beliau pasti hadir besok memenuhi panggilan pemeriksaan polisi. Beliau sangat kooperatif menjawab apa saja pertanyaan dari penyidik," ujar Andru Bimaseta, pengacara Joko Driyono, Senin (25/2). (Tribunnews/fhd/dit/dtc)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved