Pemerintah Raup Rp 3,13 Triliun Hasil Penjualan ST-003

Jumlah investor ST-003 dari generasi milenial mencapai 7.209 investor atau 51,74 persen dari total investor

Pemerintah Raup Rp 3,13 Triliun Hasil Penjualan ST-003
AFP
ilustrasi sukuk 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah berhasil meraup hasil penjualan Sukuk Tabungan seri ST003 sebesar Rp 3,13 triliun pada Senin (25/2). Total pembelian ST-003 oversubscribe sekitar 1,56 kali dari target pemerintah sebesar Rp 2 triliun.

Untuk diketahui, Sukuk Negara Tabungan (Sukuk Tabungan) adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh Pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai tabungan investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.

Berdasarkan keterangan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu, jumlah investor ST-003 tercatat sebanyak 13.932 investor di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 8.756 di antaranya merupakan investor baru yang belum pernah melakukan pemesanan Surat Berharga Negara (SBN) ritel online.

Rata-rata volume pembelian ST-003 per investor sebesar Rp 224,47 juta. Angka ini disebut memiliki tingkat keritelan yang lebih baik dibandingkan ST-002 sebesar Rp 300,16 juta dan SBR005 sebesar Rp 236,12 juta. Jumlah investor yang melakukan pembelian pada rentang Rp 1 juta—Rp 100 juta mencapai 67,47 persen dari total investor.

Sementara itu, jumlah investor ST-003 dari generasi milenial mencapai 7.209 investor atau 51,74 persen dari total investor. Investor baru ST-003 juga didominasi oleh generasi milenial yakni sebesar 53,7 persen.

Selain itu, terdapat 12 investor dari generasi Z dengan usia di bawah 19 tahun yang melakukan investasi ST-003.

Porsi investor ST-003 di wilayah Indonesia Tengah tercatat sebesar 8,23 persen atau meningkat bila dibandingkan ST-002 sebesar 7,43 persen. Porsi investor ST-003 di wilayah Indonesia Timur juga meningkat menjadi 0,53 persen dibandingkan ST-002 sebesar 0,42 persen.

Dengan hasil ini, sampai bulan Februari 2019, pemerintah telah menerbitkan sebanyak 2 instrumen SBN ritel yang meliputi SBR005 dan ST-003 dengan total penerbitan sebesar Rp 7,13 triliun.

Berdasarkan jadwal tentatif, pemerintah akan kembali melakukan penawaran SBN ritel, yakni Sukuk Ritel (Sukri) pada 1 Maret—21 Maret mendatang. (*)

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved