Berita Viral

Heboh! ASN Bergelar Doktor Dipecat, Kemenag: Gara gara Jarang Masuk, bukan karena Jilbab

Pemecatan ASN bergelar doktor, Dr Hayati Syafri SS MPd sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ramai jadi bahan pembicaraan.

Heboh! ASN Bergelar Doktor Dipecat, Kemenag: Gara gara Jarang Masuk, bukan karena Jilbab
tribuntimur
Heboh Doktor Hayati Syafri dipecat ASN dari UIN dan penjelasan resmi Kemenag 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemecatan ASN bergelar doktor, Dr Hayati Syafri SS MPd  sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ramai jadi bahan pembicaraan.

Ini karena dikabarkan ia dipecat gara-gara mengenakan jilbab (cadar).

Sejumlah media massa memberitakan pemecatan Hayati dosen Bahasa Inggris di Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi ini gara gara dosen ini bersikukuh mengenakan cadar

Namun, pihak Kementrian Agama (Kemenag) RI membantah berita viral dengan isu jilbab itu. 

Dr Hayati Syafri, demikian pihak Kemenag, dipecat sebagai ASN, dosen Bahasa Inggris di IAIN Bukuttinggi, karena melanggar disiplin pegawai.

Disamping menjatuhkan sanksi, pihak Kemenag juga memberi kesempatan kepada Hayati Syafri untuk mengajukan banding ke PTUN.

Kementerian Agama menjelaskan, Hayati Syafri diberhentikan sebagai ASN karena terbukti jarang masuk.

"Hayati Syafri diberhentikan sebagai ASN karena melanggar disiplin pegawai," kata Kasubbag Tata Usaha dan Humas Itjen Kementerian Agama Nurul Badruttamam kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Nurul Badruttamam mengatakan, pemberhentian Hayati sebagai ASN dosen Bahasa Inggris di IAIN Bukuttinggi itu sesuai data rekam jejak kehadiran secara elektronik melalui data sidik jari di kepegawaian kampus terkait.

"Berdasarkan hasil audit Itjen, ditemukan bukti valid bahwa selama tahun 2017 Hayati Syafri terbukti secara elektronik tidak masuk kerja selama 67 hari kerja," kata Nurul Badruttamam dilansir Antara.

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved