Dari Gebyar HUT ke-55 Angkasa Pura I, Minggus Gandeguai Katakan Ini Momentum Tingkatkan Pelayanan

GM Angkasa Pura I Bandara Samrat Minggus Gandeguai mengatakan ini momentum meningkatkan pelayanan, agar penumpang makin nyaman dan aman di bandara

Dari Gebyar HUT ke-55 Angkasa Pura I, Minggus Gandeguai Katakan Ini Momentum Tingkatkan Pelayanan
Istimewa
Kemeriahan perayaan HUT ke-55 PT Angkasa Pura I di Bandara Sam Ratulangi Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Suasana lapangan olahraga Bandara Sam Ratulangi Manado, Sabtu (23/2/2019) sore lain dari biasanya. Begitu ramai.

Ratusan orang berkumpul di sana. Hingar musik terdengar. Orangtua, pemuda, remaja dan anak-anak menyatu di sana.

Kemeriahan yang seiring dengan kostum warna warni yang dikenakan. Puluhan tenda makanan, jajanan dan minuman mengitari lapangan yang berada tepat di depan kantor Angkasa Pura 1 (AP1) Bandara Samrat yang sedang dipugar.

Mereka yang datang menggelar karpet dan selonjoran. Bisa sambil makan minum tentunya.Perayaan bertema 'Summer Vibe' yang dikemas seperti festival di pantai merupakan puncak HUT ke-55 Angkasa Pura I.

Usai penampilan pembuka Celebes Band, General Manager AP1 Bandara Samrat, Minggus Gandeguai berbicara. Katanya perayaan HUT ke-55 yang jatuh pada 20 Februari menjadi momentum meningkatkan pelayanan.

Upaya dari itu diwujudkan melalui penambahan terminal internasional sehingga nantinya Bandara Samrat bisa menampung 5 juta penumpang. Selain itu ada penambahan tol gate sebagai akses keluar masuk bandara.
"Ini momentum meningkatkan pelayanan. Harapan kita, penumpang dan pengunjung makin nyaman dan aman di bandara," ujar Minggus.

Baca: Komunitas Kelinci Meriahkan HUT ke-55 PT Angkasa Pura I

Tahun 2019 penuh tantangan menurut Minggus. Keberhasilan meraih peringkat 12 besar terbaik di kategori airport berkapasitas 2-5 juta penumpang berdasarkan penilaian Airport Service Quality (ASQ) oleh Airports Council International (ACI) tahun 2018 harus ditingkatkan. Minimal dipertahankan.

"Target kita jelas, menjadi bandara kelas dunia," ujarnya.

Sejalan dengan visi terbaru AP1, 'Connecting The World Beyond Operator with Indonesia Experience.'Dari sisi bisnis, pihaknya menargetkan bisa meraup pendapatan Rp 191 miliar tahun ini. Bukan pekerjaan mudah karena adanya penurunan frekuensi penerbangan sekitar 21 persen dan angka penumpang 27 persen.

"Target kita naik 30 persen dari tahun lalu dan kami optimistis bisa dicapai dengan kerja keras dan kerja tim," katanya.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved