Suara Jokowi Menurun di Jawa Tengah, BPN Klaim Prabowo-Sandi Meningkat

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ahmad Muzani mengklaim, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meningkat di Jawa Tengah

Suara Jokowi Menurun di Jawa Tengah, BPN Klaim Prabowo-Sandi Meningkat
Tribun Jateng
Jokowi dan Prabowo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ahmad Muzani mengklaim, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meningkat di Jawa Tengah.

Hal itu terjadi karena belakangan ini Prabowo-Sandiaga gencar melakukan kampanye di Jawa Tengah.

"Suara Pak Prabowo di Jawa Tengah sudah mulai meningkat. Suara Jokowi berkurang," ujar Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

 
Namun, Muzani tak menyebutkan berapa besar peningkatan elektabilitas Prabowo di Jawa Tengah berdasarkan survei internal yang dilakukan BPN.

Pada awal Februari lalu Prabowo mengunjungi empat kabupaten di Jawa Tengah, yakni Purbalingga, Banjarnegara, Blora dan Grobogan.

Baca: Terungkap Identitas Pria Bunuh Diri di Transmart Lampung, Ternyata Orangnya Seperti Ini

Baca: Pembelaan Maurizio Sarri atas Cemoohan Jorginho oleh Fan Chelsea

Ia didampingi mantan Gubernur Jawa Tengah Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo.

Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus itu memberikan pidato kebangsaan di Grand Ballroom Hotel Po, Semarang.

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, menyampaikan visi misi di debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Jika berkaca pada Pilpres 2014, pasangan Prabowo-Hatta mengalami kekalahan terbesar di Jawa Tengah.

Selain itu Ia juga mengkritik perilaku para elite yang kerap mencuri anggaran.

Baca: Abaikan Rumor ke Real Madrid, Christian Eriksen Pilih Fokus di Tottenham Hotspur

Baca: Mantan Pembalap Ini Sebut Valentino Rossi Tak Bisa Hidup Tanpa MotoGP

Prabowo menilai perilaku tersebut menjadi penyebab tingginya angka kemiskinan.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved