Berita Minut

Warga Pesisir Desa Kima Bajo Terancam Abrasi, Usulan Pemecah Ombak Tak Pernah Digubris

Ancaman itu semakin nyata apabila musim angin barat karena angin dan ombak menerjang sangat kuat.

Warga Pesisir Desa Kima Bajo Terancam Abrasi, Usulan Pemecah Ombak Tak Pernah Digubris
ISTIMEWA
Abrasi mengancam permukiman warga Kima Bajo, Kecamatan Wori, Minahasa Utara. 

Laporan Wartawan Tribunmanado.co.id Ferra Faradila Rizki

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Abrasi di wilayah pesisir Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Minahasa Utara, mengancam permukiman warga.

Batas air laut dengan permukiman warga kini hanya berjarak 4 meter.

Kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (21/02/2019), Farid Pangumpia, warga setempat, mengatakan, abrasi terjadi setiap tahun.

Ancaman itu semakin nyata apabila musim angin barat karena angin dan ombak menerjang sangat kuat.

Dia menyebut, belum ada perhatian serius pemerintah terhadap persoalan ini.

“Belum lagi perencanaan kurang matang oleh pemerintah desa yang lebih memprioritaskan pembangunan jalan paving menuju ke pantai tanpa melalui pertimbangkan yang baik,” kata dia.

Menurut dia, percuma membangun jalan paving ke arah pantai sementara talud penahan ombak tak ada.

“Pasti hancur dan dana yang digunakan sia-sia. Ini artinya tidak ada skala prioritas dalam membangun desa,” kata dia.

BERITA POPULER:

Baca: Diluncurkan Jumat Besok, Satelit Nusantara Satu Bakal Mendorong Percepatan Ekonomi di Daerah

Baca: Kronologi Lengkap Bidan Desa Dirampok, Dipukul dan Diperkosa, Dilakukan Saat Suami Tak Ada di Rumah

Baca: Tanggapan Jokowi atas Tudingan Sudirman Said Soal Pertemuan Rahasia dengan Presiden Freeport

Untuk sementara warga hanya mencegah terjangan ombak menggunakan bambu dan karung pasir.

Pemerintah desa sendiri telah mengusulkan kepada Pemkab Minut untuk pembangunan talud penahan ombak sejak beberapa tahun yang lalu, tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya.

Warga berharap pemerintah dapat memperhatikan lebih serius persoalan yang dihadapi warga sebelum dampak yang lebih buruk terjadi pada mereka. (*)

Penulis: Ferra Faradila Rizki
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved