Update Terbaru: Polsek Pinolosian Curigai 2 Nama Dalam Kasus Penemuan Mayat di Bolsel

Polsek Pinolosian masih terus mengungkap siapa pelaku dalam dugaan pembunuhan terhadap Fidya Bonde (13) gadis Desa Kombot Kabupaten Bolsel

Update Terbaru: Polsek Pinolosian Curigai 2 Nama Dalam Kasus Penemuan Mayat di Bolsel
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Anggota Polsek Pinolosian Selalu d sambangi Desa Kombot 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Polsek Pinolosian masih terus mengungkap siapa pelaku dalam dugaan pembunuhan terhadap Fidya Bonde (13) gadis Desa Kombot Kabupaten Bolsel yang ditemukan tanpa busana di perkebunan.

Informasi terbaru yang diperoleh Tribunmanado.co,id, Rabu (20/02/2019) polisi sudah mencurigai 2 nama yang menjadi pelaku dalam kasus tersebut.

Kapolsek Pinolosian Iptu Herdi Manampiring ketika dikonfirmasi tak menampik kabar tersebut. "Iya sudah ada yang kami curigai, tapi itu baru dugaan," ujarnya.

Herdi membeberkan jika yang dicurigai lebih dari dua orang. "Cuma belum bisa dipublish, nanti saja kalo buktinya sudah kuat," tegasnya.

Baca: Polsek Pinolosian Setiap Malam Sambangi Desa Kombot Bolsel, Ungkap Penemuan Mayat Fidyawati Bonde

Perwira dua balok ini juga masih enggan berkomentar lebih terkait dua nama yang dicurigai tersebut. "Intinya kami masih perlu bukti dan keterangan saksi. Jadi tolong beri kami waktu beberapa hari lagi," tegas dia.

Sebelumnya diketahui, Warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dihebohkan dengan penemuan mayat gadis bernama Fidya Bonde yang berusia 13 tahun dalam kondisi tanpa busana di Perkebunan Cengkih pada Selasa (5/02/2019)

Jasad tersebut ditemukan pertama kali oleh Saad Paputungan. Dia mengatakan, peristiwa penemuan mayat tersebut berawal pada saat dirinya berangkat ke kebunnya yang tidak jauh dari desa.

"Setelah sampai ke kebun saya melihat gubuk di kebun sudah berantakan dan menemukan celana dalam milik perempuan," ungkap Saad Paputungan

Merasa ada yang janggal, dia kembali ke kampung dan melaporkan hal tersebut kepada sejumlah warga.

"Kemudian bersama dua orang warga bernama Helmi Laimo (45) dan Ismail Paputungan (40) kembali ke gubuk," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved