Jaksa Masuk Sekolah untuk Ajarkan Siswa Taat Hukum

Berdasarkan Pasal 30 UU Nomor 16 Tahun 2014 tentang Kejaksaan RI, salah satu tugas kejaksaan di bidang ketertiban dan ketentraman umum

Jaksa Masuk Sekolah untuk Ajarkan Siswa Taat Hukum
ISTIMEWA
Jaksa Masuk Sekolah untuk Ajarkan Siswa Taat Hukum 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Berdasarkan Pasal 30 UU Nomor 16 Tahun 2014 tentang Kejaksaan RI, salah satu tugas kejaksaan di bidang ketertiban dan ketentraman umum adalah turut menyelenggarakan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

Peningkatan kesadaran hukum masyarakat tersebut dilaksanakan salahsatunya dengan Program Jaksa Masuk Sekolah. Demikian Kasi Penkum Yoni saat kegiatan penerangan hukum di SMA Katolik Rex Mundi Manado Rabu (20/2/2019).

"JMS merupakan salah satu program unggulan Kejaksaan RI dalam rangka menciptakan anak-anak bangsa yang taat hukum sehingga kelak menjadi generasi penerus bangsa dan memiliki masa depan yang baik," katanya.

Kasi E Khathryna I. Pelealu menjelaskan program JMS untuk mengenalkan hukum sejak dini kepada siswa supaya mengerti hukum dan jauh dari hukuman melalui program JMS.

Menurutnya banyak definisi hukum menurut para ahli tetapi hukum itu dalam arti yang sederhana adalah aturan yang jika dilanggar ada sanksinya. Ikent lalu mencontohkan beberapa aturan yang ada di lingkungan sekolah yang bila dilanggar pasti ada sangsi dari pihak sekolah.

"Seperti terlambat masuk sekolah, bolos sekolah, merusak fasilitas sekolah, mencoret-coret di lingkungan sekolah serta menggunakan atribut sekolah tidak sesuai aturan dari sekolah yang bersangkutan," katanya.

Ikent kemudian menjelaskan tentang beberapa tindak pidana yang banyak melibatkan generasi muda dewasa ini yakni penyalahgunaan narkoba, menghirup lem ehabon, tawuran, penganiayaan, membawa senjata tajam seperti pisau badik dan panah wayer, percabulan, mengendarai sepeda motor tanpa SIM dan tidak mengenakan helm.

Ada juga yang menjadi korban trafficking (perdagangan orang) serta memposting konten-konten berupa kata-kata, video ataupun gambar yang tidak layak di media sosial.

"Untuk adik-adik yang hadir di sini, saya harap tidak ada yang akan terlibat dalam hal-hal tersebut. Itu hanya akan merusak masa depan adik-adik. Tugas adik-adik adalah belajarlah dengan baik dan belajarlah sekuat tenaga, buatlah orangtua anda bangga dengan prestasi adik-adik," katanya.

Tim penyuluhan hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara mengadakan kegiatan di SMA Katolik Rex Mundi Manado Rabu (20/2/2019). Kegiatan ini bertajuk Jaksa Masuk Sekolah.

Tim penyuluh terdiri dari Kepala Seksi Penerangan Hukum Yoni E Mallaka, SH, Kasi E pada Asintel Khathryna Pelealu, Morais Barakati, Reny Hamel, Heskiel Sumombo, Augustinus Nong dan Tertius Lumimbu

Penulis: Finneke
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved