Bela Sang Kakak, Ini Penjelasan Hashim Djojohadikusumo Soal Lahan Ratusan Ribu Hektare

Adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo mengaku tak rela calon presiden nomor urut 01 menyerang pribadi sang kakak.

Bela Sang Kakak, Ini Penjelasan Hashim Djojohadikusumo Soal Lahan Ratusan Ribu Hektare
merdeka
Prabowo hadiri Rapimnas Lembaga Dakwah Islam Indonesia. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko 

Ia mengatakan dalam aturan, seorang peserta debat dilarang menyinggung atau menyerang pribadi lawannya.

Hashim Djojohadikusumo menganggap Prabowo Subianto saja tak pernah menyerang pribadi Jokowi.

"Diaturan debat tidak boleh menyerang pribadi, Pak Prabowo kan tidak pernah menyerang Jokowi pribadi," kata Hashim Djojohadikusumo.

"Tadi jelas Jokowi menyerang pribadi Prabowo kami tidak rela,"

"Pak Jokowi melanggar aturan KPU,"tambahnya Hashim Djojohadikusumo.

Pengungkapan data kepemilikan 220 ribu hektare lahan di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektare di Aceh yang dikuasai Prabowo Subianto bukanlah serangan personal.

Dalam debat capres Minggu (17/2/2019) malam, capres 01 Jokowi mengungkap data jika Prabowo menguasai ratusan ribu hektare lahan di Kaltim dan Aceh Tengah.

Pengamat komunikasi dan media lembaga kajian independen PARA Syndicate, Bekti Waluyo mengatakan apa yang disampaikan Jokowi adalah pengungkapan sebuah kebijakan.

“Ratusan ribu hektare lahan yang kini dimiliki Prabowo adalah buah dari sebuah kebijakan, saya kira itu bukan serangan pribadi karena Jokowi merujuk hal itu sebagai sebuah kebijakan,” ungkap Bekti Waluyo di Kantor PARA Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).

Baca: Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Adriana Dondokamby Upayakan UMKM Tingkatkan Produksi

Baca: Gus Mis: Prabowo Ingin Beretorika Ala Kaum Populis, Tapi Lupa Dia Bagian Masa Lalu

Bekti menilai apa yang disampaikan Jokowi adalah jawaban taktis atas pernyataan Prabowo yang terlalu menekankan narasi Pasal 33 UUD 1945 yang menyebut cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved