OJK: Hati-hati Pinjam Uang, Saat Ditawari Pinjaman Jangan Langsung Percaya

Pertama bisa dicek di OJK apalah perusahaan Fintech itu terdaftar atau tidak. Kami ada daftarnya,

OJK: Hati-hati Pinjam Uang, Saat Ditawari Pinjaman Jangan Langsung Percaya
fortinet.com
ilustrasi fintech 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Otoritas Jasa Keuangan Sulut Gorontalo Malut (OJK Sulutgomalut) mengimbau masyarakat berhati-hati sebelum berinvestasi menggunakan jasa fintech.

Kepala OJK Sulutgomalut, Slamet Wibowo mengatakan ketika masyarakat ditawari pinjaman atau investasi oleh Fintech, jangan mudah percaya.

"Pertama bisa dicek di OJK apalah perusahaan Fintech itu terdaftar atau tidak. Kami ada daftarnya," ujar Slamet, Senin (18/2/2019).

Katanya, sejauh ini baru 99 perusahaan Fintech Peer to Peer (P2P) Lending yang terdaftar di OJK. "Silakan datang cek ke kami untuk informasi," ujarnya

Katanya, masyarakat aman ketika meminjam dana pada Fintech yang terdaftar di OJK.

OJK sendiri tak serta merta menyatakan sebuah Fintech legal atau tidak. Fintech yang mendaftar dan perlu menanti minimal setahun.

Setelah melalui pengawasan itu, OJK baru bisa memutuskan sebuah Fintech legal atau sebaliknya.

Ia memberi tips, agar meminjam dana sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar. "Pinjaman digunakan untuk kepentingan produktif. Untuk modal usaha misalnya," katanya.

Kemudian, sebelum meminjam masyarakat memahami dulu manfaat fintech dan risikonya. "Jangka waktu pinjamannya, bunganya, dan dendanya," katanya.

Biasanya, bunga Fintech lebih tinggi dari pinjaman bank. Apalagi besaran bunga ditentukan berdasarkan kesepakatan 'lender' dan 'borrower'.

Kemudian, terkait privasi dan kenyamanan, peminjam hendaknya teliti saat mengisi di aplikasi. Ada sejumlah pertanyaan menyangkut privasi yang diminta diisi.

"Misalnya, soal nomor telepon, bisa tidak diberi notifikasi via SMS dan lain-lain. Makanya saat mengisi jangan sembarang centang atau mengiyakan. Wajib teliti," katanya memberi saran.

Katanya, masyakarat bisa berkonsultasi atau mencari informasi soal perusahaan investasi melalui situs: sikapiuangmu.ojk.go.id. (*)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved