Hama Ulat Serang Tanaman Padi, Petani Boltim Tak Berdaya, 3 Hektar Hanya Hasilkan 4 Ton Gabah

hama ulat menyerang tanaman, lahan seluas 3 hektar yang diolah, hanya bisa menghasilkan 4 ton. Harusnya 7 sampai 9 ton.

Hama Ulat Serang Tanaman Padi, Petani Boltim Tak Berdaya, 3 Hektar Hanya Hasilkan 4 Ton Gabah
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Tanaman padi di Boltim diserang hama ulat sehingga produksi gabah turun 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN,- Hasil produksi beras turun, hama ulat batang serang lahan pertanian di Togid.

Menurut Denti Manoppo, warga Togid mengatakan tahun ini, hasil produksi padi turun. Hal ini disebabkan adanya hama ulat batang.

Biasanya hama ini, menyerang padi di umur 3 minggu dan 50 hari. Sehingga produksi beras turun.

Kata dia, lahan seluas 3 hektar yang diolah, hanya bisa menghasilkan 4 ton, harusnya 7 sampai 9 ton.

Baca: Petani Boltim Sulit Mendapatkan Pupuk, Selti Rumondor Sebut Format Penebusan di Distributor Diubah

Baca: Petani Boltim Gunakan Sistem Barter Guna Tingkatkan Hasil Produksi Padi

"Memang panen 2019 ini turun dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,"ujar Denti Manoppo, Senin (18/02/2019).

Selain itu, biaya operasional lebih tinggi, karena membeli racun dan pestisida untuk membasmi hama ulat batang dan mentek. Hal ini sudah dilaporkan ke bagian penyuluh.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Soetiono mengatakan, akan segera ditindak lanjuti dengan menurunkan tim penyuluh untuk memeriksa langsung hama yang menyerang padi petani.

"Saya langsung tindak lanjuti. Agar ke depan hama batang dapat teratasi," ujar Soetiono.

Ia menambahkan, tahun lalu hasil produksi padi di Boltim naik. (ven)

Berita Populer: Pegiat Medsos Beberkan Bukti Jokowi Keluar Tengah Malam Melihat Kondisi Nelayan

Penulis: Vendi Lera
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved