Belum Bayar Biaya Pencatatan, 11 Emiten Kena Suspensi

Emiten akan terkena denda jika menyetor lebih dari tanggal tersebut selambatnya 15 hari kalender sejak sanksi dijatuhkan

Belum Bayar Biaya Pencatatan, 11 Emiten Kena Suspensi
kontan
Bursa Efek Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Perdagangan sejumlah saham untuk sementara dihentikan karena belum membayar pokok dan denda annual listing fee tahun 2019.

Biaya pencatatan tahunan wajib dibayar di muka oleh perusahaan tercatat untuk masa 12 bulan terhitung sejak Januari hingga Desember dan diterima oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) paling lambat hari bursa terakhir pada Januari.

Emiten akan terkena denda jika menyetor lebih dari tanggal tersebut selambatnya 15 hari kalender sejak sanksi dijatuhkan. Artinya pada 15 Februari emiten harus membayar pokok dan denda biaya pencatatan tahunan. Tapi hingga Jumat (15/2) lalu, ada 12 emiten yang belum membayar penuh.

Emiten-emiten itu amsing-masing, PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA),
PT Mitra International Resources Tbk (MIRA), PT Sugih Energy Tbk (SUGI), PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI), PT Bara Jaya International Tbk (ATPK), PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA), PT Golden Plantations Tbk (GOLL).

Lalu PT Atlas Resources Tbk (ARII), PT Cakra Mineral Tbk (CKRA), PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM), PT Grahamas Citrawisata Tbk (GMCW), dan PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP).

Sementara itu, BEI membuka kembali perdagangan saham MIRA pada sesi II perdagangan Senin (18/2).

"Mempertimbangkan telah terpenuhinya kewajiban pembayaran annual listing fee berikut dengan pembayaran denda, BEI mencabut penghentian sementara perdangan efek MIRA terhitung sejak sesi II perdangan efek Senin (18/2)," ungkap Vera Florida, PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI dalam pengumuman hari ini.

Hingga sore ini, 11 saham masih kena suspend karena belum menyetor biaya pencatatan tahunan. (*)

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved