Berita Manado

Dulu Penghasilannya Rp 5 Juta per Hari, Begini Nasib Pedagang Batu Akik di Manado Kini

Irham Ibrahim (38) satu dari enam pedagang batu akik yang tersisa di lorong belakang bekas gedung Bioskop Presiden.

Dulu Penghasilannya Rp 5 Juta per Hari, Begini Nasib Pedagang Batu Akik di Manado Kini
TRIBUN MANADO/THEODORON PONGANTUNG
Dulu Penghasilannya Rp 5 Juta per Hari, Begini Nasib Pedagang Batu Akik di Manado Kini 

Dulu Penghasilannya Rp 5 Juta per Hari, Begini Nasib Pedagang Batu Akik di Manado Kini

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Seorang pria duduk santai di belakang lapak dagangannya.

Sambil meneguk segelas kopi hitam, ia menjelaskan nama-nama batu akik yang ada di pajangan kepada seorang laki-laki yang singgah dan duduk di depan lapaknya, Minggu (17/02/2019).

Irham Ibrahim (38) satu dari enam pedagang batu akik yang tersisa di lorong belakang bekas gedung Bioskop Presiden, Shopping Center, Manado, Sulawesi Utara, tetap setia menekuni mata pencariannya meski sepi pembeli.

Sudah 5 tahun dia menjajakan batu akik di daerah tersebut.

Di lapaknya, puluhan batu yang sudah terpasang gagang cincin dipajang.

Ada pula puluhan bongkahan batu yang disimpannya di bawah meja lapak.

Mulai dari batu obi, bacan, nawacita, blue amazon, dan lainnya.

"Dari tahun 2014 saya sudah jualan batu akik, sebelum itu saya jualan handphone bekas," ucap Irham yang juga sering dipanggil dengan nama Is.

Irham bercerita tentang manis dan pahit menjadi penjual batu akik.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved