Dinkes Kotamobagu Catat 56 Kasus DBD
Dinas Kesehatan Kotamobagu mencatat,total laporan penderita DBD sebanyak 56 kasus sampai dengan saat ini.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID- Sampai dengan Minggu (17/02/2019) jumlah kasus gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dilaporkan di Bulan Februari ada 18 pasien.
"Untuk Februari data sampai dengan 15 Februari ada 18 kasus DBD yang dilaporkan," ujar Koordinator Fogging Dinkes Kotamobagu Ernawati Sianturi.
Ditambah dengan kasus yang dilaporkan pada Januari 2019 yakni ada 38 kasus, totalnya menjadi 56 kasus DBD.
Erna mengatakan dirinya bersama tim tetap mencari keberadaan jentik nyamuk untuk selanjutnya membunuh nyamuk dewasa dengan fogging.
Baca: Kasus DBD Kotamobagu Meningkat
Sebanyak 32 kali fogging telah dilaksanakan di lokasi yang terdeteksi adanya jentik nyamuk.
Namun kata Erna untuk kasus yang sudah ada hasilnya hanya Demam Dengue tetap dilaksanakan penanganan.
"Petugas surveilans Puskesmas melakukan pengecekan baik di lingkungan yang ada jentik nyamuk DBD maupun alamat pasien yang mengalami Demam Dengue," ujar dia.
Ernawati masih mengingatkan kepada masyarakat Kota Kotamobagu bahwa Fogging yang dilakukan tidak membunuh jentik.
"Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Walaupun sudah dilakukan fogging, namun kalau ada jentik, keesokkan harinya pasti sudah ada nyamuk lagi," ujar dia.
Baca: Satu Pasien Indikasi DBD di Kotamobagu Meninggal Dunia
Ernawati sangat mengharapkan bantuan dari semua masyarakat untuk melaksanakan PSN atau pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus.
"Membersihkan tempat tinggal dengan Menguras, Menutup, Menimbun, dan Memakai hand body anti nyamuk. Apalagi saat musim hujan akan banyak air yang tergenang dan muncul jentik-jentik nyamuk. Dan selanjutnya akan berkembang menjadi nyamuk dewasa," ujar dia. (dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/satu-di-antara-pasien-dbd-yang-sedang-dirawat-di-rs-kinapit-kotamobagu_20180416_161109.jpg)