Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kemlu RI Umumkan Putra Mahkota Arab Saudi Tunda Datang ke Indonesia

Kemlu RI mengumumkan, penundaan kunjungan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) bin Abdulaziz Al Saud ke Asia Tenggara

Editor: Rhendi Umar
kaltim tribunnews
Pangeran Muhammad bin Salman, utra Mahkota Arab Saudi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) mengumumkan, penundaan kunjungan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) bin Abdulaziz Al Saud ke Asia Tenggara.

Keterangan tersebut diterima Tribun, pada Sabtu (16/2/2019).

"Kunjungan Putera Mahkota ke kawasan Asia Tenggara yakni Indonesia dan Malaysia ditunda pelaksanaannya," tulis pernyataan itu.

Lebih lanjut dalam pernyataan itu dituliskan, Indonesia dan Saudi Arabia akan terus berkomunikasi untuk menentukan jadwal baru, sekaligus memastikan hasil-hasil kunjungan (deliverables) yang lebih optimal.

Baca: Profil Singkat Prof Winda Mercedes Mingkid, Wanita yang Berjuang Rumah Tangga Utuh hingga Kasasi

Baca: Polsek Aertembaga lakukan patroli di seputaran wilayah, Jaga Keamanan

Sebelumnya Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan bakal mengunjungi Indonesia pada pekan depan.

Diwartakan AFP Kamis (14/2/2019), kunjungan itu merupakan bagian dari tur Asia MBS yang juga meliputi Pakistan, India, dan Malaysia.

Putra mahkota berusia 33 tahun itu dijadwalkan bakal mengunjungi Indonesia selama dua hari, dengan Jakarta tidak memberikan rincian kunjungannya.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo mengatakan, MBS bakal sampai di Jakarta pada Senin (18/2/2019).

Baca: Dua Puncak Gunung Karangetang Keluarkan Asap Tebal

Baca: Anak-Anak Penderita Kanker Terhibur dengan Kegiatan Nobar ‘Keluarga Cemara’ di XXI Mantos 3

"Kemudian pada Selasa (19/2/2019), beliau bakal bertemu dengan Presiden Joko Widodo," terang mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Putra mahkota yang menjabat pada 2017 itu sebelumnya bakal Pakistan dan Malaysia.

Setelah dari Indonesia, MBS bakal bertolak menuju India.

Terakhir kali MBS mengunjungi adalah pada 2017 bersama ayahnya Raja Salman sebagai bagian dari upaya mendapat kesempatan investasi.

Pada saat itu, Jakarta dan Riyadh menandatangani kesepakatan antara lain pembiayaan proyek pembangunan terkait infrastruktur hingga perdagangan.

Kemudian kerja sama di sektor minyak dan gas antara Pertamina dengan perusahaan Saudi Aramco yang mencapai Rp 80 triliun.
Kunjungan pekan depan itu terjadi di tengah sorotan internasional yang diterima MBS atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) menyimpulkan pembunuhan Khashoggi pada 2 Oktober 2018 itu diperintahkan langsung oleh MBS.

Namun, Gedung Putih memutuskan menolak kesimpulan tersebut dan tak menudingkan jarinya kepada Riyadh. (tribunnews/tribunmanado)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved