Usai Mengaku Curi Roti, Anggota Parlemen Slovenia Mengundurkan Diri

Dia bertanggung jawab atas perbuatannya dan mengundurkan diri atas kemauan sendiri

Usai Mengaku Curi Roti, Anggota Parlemen Slovenia Mengundurkan Diri
youtube
Darij Krajcic dan roti lapis

TRIBUNMANADO.CO.ID, SLOVENIA - Merasa malu karena ketawan mencuri roti lapis dari sebuah toko di ibu kota Ljubljana, seorang anggota parlemen Slovenia akhirnya mengundurkan diri.

Pria itu bernama Darij Krajcic, nama anggota parlemen tersebut, mengklaim kepada media setempat bahwa dirinya diabaikan dan "diperlakukan seperti angin".

Karena itu, dia memutuskan untuk menguji keamanan toko tersebut dengan berjalan ke luar tanpa membayar terlebih dahulu.

Dilansir BBC, Pencurian itu awalnya tidak diketahui. Namun, perbuatan Krajcic terungkap ke publik tatkala dia menceritakan kejadian itu kepada rekan-rekan sesama anggota parlemen dalam sebuah pertemuan komisi, Rabu (13/2).

"Saya mungkin berdiri di depan etalase sekitar tiga menit," kata pria berusia 54 tahun itu kepada stasiun televisi POP.

Menurutnya, tiga karyawan toko tidak mengetahui aksinya karena mereka berbincang satu sama lain.

"Tiada yang mengejar saya, tiada yang berteriak," ujarnya.

Krajcic terpilih sebagai anggota parlemen pada September 2018 lalu

Dia menganggap ketergantungan pada kamera pemantau atau CCTV membuat karyawan-karyawan toko kadang kala "mengabaikan sesuatu".

Rekan-rekannya di parlemen semula tertawa atas ceritanya. Namun, sehari kemudian ketua fraksi Partai Marjan Sarec List (LMS) di parlemen, Brane Golubovic, mengecam perbuatan Krajcic dan menyebut perbuatan tersebut "tidak bisa diterima".

"Dia bertanggung jawab atas perbuatannya dan mengundurkan diri atas kemauan sendiri sejalan dengan standar etika LMS' yang tinggi," kata Golubovic kepada wartawan.

Belakangan Krajcic meminta maaf dan menyesali "eksperimen sosial" yang dia lakukan.

Krajcic terpilih sebagai anggota parlemen pada September 2018 lalu, ketika partai LMS yang berhaluan kiri-tengah pimpinan Perdana Marjan Sarec menjadi elemen utama dalam koalisi berkuasa. (*)

Editor: Charles Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved