Tren Wisatawan Naik: Begini Prospek Bisnis Asuransi

Bisnis asuransi kecelakaan dan perjalanan di tahun ini masih cerah. Potensi bisnis ini kian menarik seiring dengan target pemerintah 275 juta

Tren Wisatawan Naik: Begini Prospek Bisnis Asuransi
Forget Someday an
Para turis di Jerman 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Bisnis asuransi kecelakaan dan perjalanan di tahun ini masih cerah. Potensi bisnis ini kian menarik seiring dengan target pemerintah 275 juta wisatawan nusantara pada tahun ini.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan, selama tahun 2019, Kementerian Pariwisata bersama konsorsium gencar melakukan sosialisasi terkait asuransi perjalanan ke beberapa kota di Indonesia.

Untuk meningkatkan jumlah premi di bisnis ini, pelaku asuransi jiwa juga harus bisa menciptakan produk yang baik dan terjangkau. Baik dari sisi harga, cara pembelian, pembayaran maupun pada saat klaim.

Selain itu edukasi pasar juga harus dilakukan agar asuransi perjalanan tidak hanya meng-kover kesehatan dan kecelakaan. Tapi juga segara sesuatu yang tidak menyenangkan selama melakukan perjalanan wisata.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Achmad Sudiyar Dalimuthe menambahkan, memang dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan asuransi banyak yang membuat asuransi perjalanan atau travel insurance.

AAUI sendiri tidak menargetkan pertumbuhan premi per produk namun, diproyeksi premi industri asuransi umum pada tahun 2019 bisa naik 10%. Senada, asosiasi asuransi jiwa juga memproyeksi kenaikan premi antara 15%-25%.

Hal ini menurut Togar karena berdasarakan dua tahun terakhir, premi industri asuransi jiwa mengalami kenaikan dua digit yaitu 10,2% secara tahunan atau year on year (yoy).

Chief Executive Officer Adira Insurance Julian Noor mengatakan, akan melakukan penetrasi pasar ke pasar yang lebih luas dengan bekerjasama dengan berbagai mitra  konvensional, seperti agen perjalanan. Dan tidak lupa ada tren digital juga membuat Adira akan menggandeng perusahaan marketplace dan aggregator.

Adira Insurance mencatat realisasi premi bisnis personal accident dan travel insurance sampai November 2018 sebesar Rp 190 miliar naik 13%  yoy.

Senada, Christian Wanandi Direktur Utama Aswata, mengatakan prospek bisnis premi asuransi kecelakaan dan perjalanan masih cerah di tahun ini walau masuk tahun politik. 

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved