Kisah Siswa-siswi di Boltim yang Berjalan Kaki Dua Kilometer ke Sekolah

Sekitar pukul 06.00 Wita, Fina Paputungan (10), mulai bergegas meninggalkan rumahnya di Panang Dusun V

Kisah Siswa-siswi di Boltim yang Berjalan Kaki Dua Kilometer ke Sekolah
Tribun manado / Vendi Lera
siswa-siswi jalan kaki ke sekolah 

Kisah Siswa-siswi di Boltim yang Berjalan Kaki Dua Kilometer ke Sekolah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sekitar pukul 06.00 Wita, Fina Paputungan (10), mulai bergegas meninggalkan rumahnya di Panang Dusun V, menuju sekolahnya di Kecamatan Kotabunan, Kamis (14/2/2019).

Perjalanan ke sekolah memakan waktu hingga dua jam dengan berjalan kaki. Jaraknya antara rumah dan sekolah sekitar 2 kilometer.

Fina Paputungan, biasanya berangkat bersama temannya ke sekolah, sering juga mendapat tumpangan dari warga Panang yang melintas. Walaupun sekolah jauh, tapi semangat untuk menuntut ilmu luar biasa.

Amatan tribunmanado.co.id, tiba di sekolah wajah gadis yang polos itu berkeringat, baju putih merah yang dikenakan terlihat basah.

Baca: Siswa-siswi di Kotamobagu Antusias Mengikuti Puncak Millenial Road Safety Festival, Tiket Pun Ludes

Baca: Siswa-siswi MI Bolmong Kebagian Bantuan Perlengkapan Sekolah

"Saya harus terus bersekolah," ujar Fina Paputungan dengan polos.

Kata dia, terpaksa harus berjalan kaki, karena tidak ada kendaraan dan uang transportasi.

Siswa kelas 5 SD Negeri 1 Kotabunan ini, berharap adanya perhatian pemerintah Boltim.

Rinardi Tooy (38), warga Dusun 5 Panang, mengatakan memang mereka tiap hari berjalan kaki sampai beberapa kilometer sudah menjadi kebiasaaan dari siswa-siswi. Alasan utama tidak ada fasilitas kendaraan dan ongkos ojek.

“Anak-anak di sini, sudah biasa berjalan kaki sampai dua kilometer," ujar Rinaldi Tooy.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved