Hari Valentine
5 Negara Ini Mempunyai Tradisi yang Berbeda di Hari Valentine, Berikut Penjelasannya
Tidak semua negara merayakan Valentine, dengan memberi permen yang berbentuk hati, cokelat, dan boneka.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada hari Valentine, sebagian besar sudut kota dibanjiri oleh permen yang berbentuk hati, cokelat, dan boneka.
Di Amerika Serikat, rak-rak akan dipenuhi dengan boneka beruang, dan kotak cokelat yang menjadi khas Valentine.
Namun, tidak semua negara merayakan Valentine dengan cara seperti itu.
Beberapa di antaranya menggunakan sendok kayu sebagai pengganti bunga.
Ada juga yang merayakan hari kasih sayang dengan suasana berkabung karena tidak mempunyai pasangan dengan memakan mi hitam.
Beberapa tradisi Valentine dari beberapa negara di dunia:
Denmark
Daripada mawar, teman-teman dan kekasih di Denmark lebih memilih bertukar bunga putih yang disebut snowdrops saat merayakan hari Valentine.
Tradisi populer lainnya di Denmark ialah pertukaran "Kartu kekasih", kartu transparan yang dapat menunjukkan gambar dari pemberinya.
Baca: Bupati Ini Tidak Anjurkan Warganya Merayakan Hari Valentine, Ini Alasannnya
Baca: Menangis Karena Angpaunya Hilang di Bandara, Seorang Bocah Viral di Medsos
Selain itu, para pria juga akan memberikan sebuah Gaekkebrev, surat berisi lelucon yang berisi puisi lucu atau sajak yang ditulis secara rumit di atas kertas yang dipotong-potong dan ditandai dengan titik-titik anonim, kepada perempuan yang dicintainya.
Korea Selatan
Hari Valentine adalah hari libur populer untuk pasangan muda di Korea Selatan.
Pemberian hadiah dimulai pada tanggal 14 Februari.
Biasanya para perempuan akan merayu laki-laki yang disukainya dengan memberikan cokelat, permen dan bunga.
Kemudian pada tanggal 14 Maret, dikenal sebagai White Day, para pria akan membalas pemberian cokelat dan hadiah lainnya.
Bagi mereka yang tidak memiliki pasangan untuk merayakan Valentine atau White Day, terdapat hari libur ketiga yakni Black day.
Pada tanggal 14 April, sudah menjadi tradisi bagi mereka yang lajang untuk berkabung karena tidak memiliki pasangan, sambil memakan satu mangkuk mi hitam atau Jajangmyeon.
Wales
Anda tidak akan menemukan perayaan Valentine di Wales pada 14 Februari.
Penduduk di sana kerap merayakan Saint Dwynwen-seorang santo pelindung cinta-pada tanggal 25 Januari.
Satu hadiah tradisional di Wales adalah sendok cinta. Pada awal abad ke-17, Pria Wales mengukir sendok kayu dengan ukiran yang rumit sebagai tanda kasih sayang untuk wanita yang mereka cintai.
Baca: Kanker Darah yang di Derita Oleh Mantan Ibu Negara Hangat Diperbincangkan
Baca: Pesta Pernikahan di India jadi Ajang Perkelahian hanya karena Menu Makanan
Pola dan simbol yang diukir di sendok cinta ini, masing-masing memiliki arti yang berbeda.
Sebagai contoh misalnya, sepatu kuda, ukiran ini mewakili keberuntungan, sedangkan roda dilambangkan sebagai dukungan dan kunci melambangkan untuk hati manusia.
Hingga saat ini, sendok cinta ini juga ditukar dalam perayaan seperti pernikahan, ulang tahun, dan kelahiran.
Tiongkok
Hari Valentine di Tiongkok, disebut China Qixi atau Malam Festival Ketujuh.
Perayaan tersebut berlangsung pada hari ketujuh dari bulan lunar ketujuh setiap tahun.
Menurut legenda Tiongkok, Zhinu, seorang putri raja surgawi, dan Niulang, seorang gembala sapi miskin, jatuh cinta, menikah dan mempunyai anak kembar.
Ketika ayah Zhinu mengetahui pernikahan mereka, ia mengirim ratunya untuk membawa Zhinu kembali ke bintang.
Setelah mendengar teriakan Niulang dan anak-anak, raja akhirnya memperbolehkan Zhinu dan Niulang untuk bertemu sekali setahun pada saat Qixi.
Selama Qixi, wanita muda mempersiapkan persembahan melon dan buah-buahan lain untuk Zhinu dengan harapan menemukan suami yang baik.
Para pasangan juga berdoa ke kuil untuk kebahagiaan dan kesejahteraan.
Pada malam hari, orang melihat ke langit untuk menyaksikan bintang-bintang Vega dan Altair (yang melambangkan Zhinu dan Niulang) bertemu.
Inggris
Pada malam Hari Valentine, para wanita di Inggris akan menempatkan lima lembar daun salam di bantal mereka agar dapat memimpikan suami masa depan mereka.
Atau, mereka akan membasahi daun salam dengan air mawar dan menempatkannya di bantal mereka.
Baca: Waspada! Hujan Petir Melanda Sejumlah Wilayah, Jumat 15 Februari 2019, Ini Prakiraan Cuacanya
Di Norfolk, Jack Valentine yang bertindak sebagai Santa di hari Valentine akan datang dan membagikan permen dan hadiah kecil kepada anak-anak.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan link http://wartakota.tribunnews.com/2019/02/14/tradisi-valentine-di-beberapa-negara-ada-yang-makan-mi-hitam?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/valentine-3455.jpg)