Tahun 2019 Pemkab Boltim Gunakan SPSE Versi 4.3 untuk Laksanakan Tender Barang dan Jasa

Kata Sehan, SPSE versi 4.3 wajib diberlakukan dalam proses tender, sebab versi yang ada di bawahnya sudah berakhir sampai 31 Desember 2018.

Tahun 2019 Pemkab Boltim Gunakan SPSE Versi 4.3 untuk Laksanakan Tender Barang dan Jasa
ISTIMEWA
Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar membuka langsung sosialisasi SPSE versi 4.3 di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur akan menggunakan sistem pengadaan secara elektronik (SPSE) pada tender 2019.

Sistem SPSE versi 4.3 wajib digunakan dalam pengadaan barang/jasa.

Kewajiban mengunakan aplikasi ini sehubungan dengan terbitnya UU Nomor 16 Tahun 2018 tentang Jasa Konstruksi dan berdasarkan Keputusan Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP Nomor 20 Tahun 2018.

Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar membuka langsung sosialisasi SPSE versi 4.3 di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Selasa (12/2/2019).

"Adanya sistem ini bisa menjegah terjadinya KKN pada pengadaan barang/jasa," ujar Sehan.

Baca: Selamat Tinggal Tender Barang dan Jasa!

Baca: Proses Tender di Bagian IPBJ Boltim Lambat, Ini Alasannya!

SPSE versi 4.3 wajib diberlakukan dalam proses tender, sebab versi yang ada di bawahnya sudah berakhir sampai 31 Desember 2018.

Kata dia, penyerapan anggaran atau pembangunan tidak berjalan jika tidak segera beralih ke versi 4.3. Maka hari ini digelar sosialisasi khusus pada pejabat pembuat komitmen dan pejabat pengadaan.

"Usahakan Boltim sudah berlakukan sistem ini 2019," ujar dia lagi.

Kepala Bagian IPBJ Boltim Haris P Sumanta mengatakan, sistem ini lain dari tahun lalu. Sebab proses pengajuan lelang sudah melalui aplikasi bukan manual lagi.

"Dulunya PPK langsung ke ULP. Sekarang sudah melalui aplikasi," ujar Haris.

Ia menambahkan, sistem ini dapat mempermudah informasi proyek pekerjaan dan proses tender. (*)

Penulis: Vendi Lera
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved