Tiga Laporan Diterima DP2A Boltim di 2019, Mulai Penelantaran Keluarga Sampai Kasus Cabul

DP2A Kabupaten Boltim, menerima tiga laporan di tahun 2019. laporan tersebut antara lain pelantaran keluarga sampai dengan cabul

Tiga Laporan Diterima DP2A Boltim di 2019, Mulai Penelantaran Keluarga Sampai Kasus Cabul
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Kantor Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Boltim 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Tiga laporan kekerasan terhadap anak dan perempuan yang diterima Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP2A)  Kabupaten Boltim, menerima tiga laporan di tahun 2019. Tiga laporan tersebut antara lain pelantaran keluarga, anak dan istri. Cabul terhadap anak di Kotabunan. Ganguan jiwa pada perempuan serta pelantaran anak.

Menurut Kepala Bidang (Kabid), Pencegahan dan Penanganan Kekerasaan Terhadap Perempuan dan Perlindungan anak, Rahmi Olii, sudah ada tiga laporan di tahun ini. 2018 terdapat 25 kasus yang didominasi oleh anak.

Baca: Pernah Alami KDRT Saat Bersama Mantan, Inilah Alasan Wulan Guritno Sempat Malu Mengakuinya

"Tahun ini ada kasus cabul juga," ujar Rahmi Olii, Selasa (12/02/2019).

Lanjut dia, laporan kasus perempuan dan anak mengalami kenaikan dua kali lipat dari sebelum 12 kasus di tahun 2017.

Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan (DP2A) Anak Kabupaten Boltim Richlany Mamonto mengatakan, akan terus melakukan sosialisasi di 80 desa tentang laporan kasus kekerasan perempuan dan anak.

Baca: Juanita Mongilala Harap Tak Ada Lagi Kekerasan Terhadap Anak

"Tahun ke tahun laporan kasus terhadap perempuan dan anak meningkat. Karena warga lebih peduli," ujar Richlany Mamonto.

Ia menambahkan, DP2A menyediakan pendampingan bagi anak maupun perempuan yang memerlukan bantuan hukum. (ven)

Berita Populer: Marcelino Mongi, Korban Kecelakaan di Kairagi Pernah Menulis Surat untuk Tuhan, Isinya Bikin Haru

Penulis: Vendi Lera
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved