Modus Tambah Belajar, Pak Guru Ajak Siswa Lelaki ke Rumah Kontrakan lalu Cabuli Mereka

AG, seorang guru SMK Negeri di Lamongan harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran berbuat cabul terhadap siswa sesama lelaki

Sriwijaya Post
Ilustrasi cabul sesama jenis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dunia pendidikan kembali tercoreng. AG, seorang guru sekolah menengah atas kejuruan (SMK) Negeri di Lamongan harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran berbuat cabul terhadap sejumlah siswa, sesama lelaki.

Oknum guru ini diduga melakukan perbuatan cabul di rumah kediaman terduga di dalam kota Kecamatan Lamongan.

Modus yang diterapkan AG, sang guru matematika ini adalah, dengan menghubungi siswa untuk ke rumahnya karena ada penambahan pelajaran.

Baca: Wasekjen PPP: Kalau Menghormati Ulama, Fadli Zon Cukup Minta Maaf

Baca: Mar’uf Amin Minta Walikota Solo Raih Suara 80 Persen, Menangkan Jokowi-Amin

Para siswa yang dihubungi AG, tak sedikitpun menaruh curiga jelek apapun. Dan memenuhi panggilan AG.

Anehnya, mereka para siswa yang mengaku menjadi korban kenakalan AG ini tidak diajak ke rumah AG, namun diajak ke rumah kontrakan.

"Pak guru itu biasanya minta ditemani saat rumahnya sepi, karena istrinya sedang keluar," kata sumber TribunJatim.com.

Siswa 'yang dibutuhkan' itu kemudian diajak ke rumah AG di Perumahan.

Di tempat ini siswa tidak mendapat pelajaran tambahan, namun ditambahi pelajaran yang tak pantas.

Dugaan ulah nakal AG yang sudah beristri dan belum dikaruniai anak ini sebenarnya diketahui sudah lama dan baru dilaporkan ke polisi oleh korban.

Baca: 3 Tahun OD-SK, Ada Bakso Gerobak Ala Jokowi Sajian Menu Pesta Rakyat

Baca: Teknisi Telkom Akses Daniel Denis Howan Langsung Kejang-kejang saat Tersetrum

Penyidik sudah memintai keterangan lima siswa yang diduga menjadi korban AG.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved