Gadis 11 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Diikat dan Dimutilasi setelah Menghilang 11 Hari

seorang gadis 11 tahun ditemukan dalam keadaan diikat dan dimutilasi di perkebunan kelapa sawit.

Gadis 11 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Diikat dan Dimutilasi setelah Menghilang 11 Hari
Capture YouTube
Bocah Perempuan Diikat dan dimutilasi di kebun kelapa sawit. (Capture YouTube) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang gadis 11 tahun ditemukan dalam keadaan diikat dan dimutilasi di perkebunan kelapa sawit.

Dikutip dari News Strait Times, SMI ditemukan perkebunan kelapa sawit di Kampung Tanjung Medang Hilir, Pekan, Malaysia pada Sabtu (9/2/2019).

Sebelumnya SMI dilaporkan hilang sejak 30 Januari 2019.

Saat ditemukan, jasad korban dalam keadaan termutilasi dan beberapa organ dalamnya telah hilang.
Sang ibu, Zaleha Abdullah (35), merasa terpukul dengan kehilangan sang anak.

"Aku berdoa untuk kepulangannya. Hatiku hancur melihat tubuhnya yang terpotong kemarin. Siapa orang yang tidak berperasaan yang melakukan ini pada anak saya?" ujar Zaleha

Baca: Ketum PA 212 Ditetapkan Tersangka, Fadli Zon: Saya kira Kami akan Bela Habis-habisan

Baca: Deretan Artis yang Lahir Tepat di Hari Valentine Day 14 Februari, Ada Donita hingga Simon Pegg!

Meskipun tubuh sang anak sudah hancur, namun dirinya mengenali dari baju biru yang dikenakan korban.

Ia mengatakan sebelas hari yang lalu telah mencari anaknya di kebun sawit tersebut namun tidak ditemukan.

Sebelum dilaporkan hilang, SMI minta uang ke orangtuanya untuk membeli sesuatu di toko dan akan pulang sesegara mungkin.

Mohd Rosli (38), warga yang menemukan korban, mengatakan Divisi Forensik membawa korban ke Rumah Sakit Afgan Tengku Ampuan, Malaysia.

Kepala polisi Pekan Inspektur Amran Sidek membenarkan informasi tersebut.

Simak video di bawah ini!

TAUTAN AWALhttps://video.tribunnews.com/view/74061/bocah-tewas-dimutilasi-dan-organ-dalamnya-hilang-sang-ibu-hatiku-hancur-melihat-tubuhnya-terpotong?_ga=2.156670651.1672785546.1549931759-521314697.1549636564

Editor: Aldi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved