PMK Surabaya Gelar Simulasi Kebakaran
Gang 4 Jalan Tempel Sukrejo, Wonorejo, Tegalsari, tiba-tiba ramai dengan bunyi sirine Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).
MANADO, TRIBUN.CO.ID-Gang 4 Jalan Tempel Sukrejo, Wonorejo, Tegalsari, tiba-tiba ramai dengan bunyi sirine Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar). Warga pun berbondong-bondong mengerumuni gang tersebut dalam rangkaian kegiatan simulasi kebakaran yang digelar oleh Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Minggu (10/2/2019).
Simulasi dibagi menjadi tiga sesi yang dipandu langsung oleh Instruktur Pelatihan PMK Surabaya M Mundhir yakni sesi pertama, pemahaman tentang potensi api dan cara mengatasinya.
Kedua, pembentukan Tim Mitigasi Darurat Kebakaran dari warga RW 10. Ketiga, sesi simulasi kebakaran dengan mendatangkan langsung Mobil PMK Surabaya.
"Kami fasilitasi warga untuk memahami cara memadamkan api saat terjadi kebakaran," kata Gatot Priambodo Kasi Pengendalian PMK Surabaya pada TribunJatim.com, Minggu (10/2/2019).
Memasuki sesi ketiga, saat tiga truk PMK Surabaya memuat 15.000 liter air memasuki jalan gang selebar tiga meter untuk menuju titik api, truk mendadak berhenti.
Lantaran terhalang belasan anak-anak berkerumun memenuhi sepanjang jalan gang.
Mereka mengaku antusias dan penasaran melihat truk berukuran besar berwarna merah dan memunculkan suara sirine yang terdengar kencang.
"Itu mobilnya ayo ayo ke sana," teriak seorang anak laki-laki yang mengajak temannya mendekat ke arah truk PMK Surabaya yang tiba dari sisi selatan gang.
Kerumunan anak-anak itu mendadak buyar, saat seorang warga yang bertugas menjadi Divisi Keamanan Tim Mitigasi Darurat Kebakaran menyoraki mereka.
"Awas anak-anak menjauh dari jalanan biar truk bisa masuk ayo awas," teriak seorang warga.