KPK Jadwalkan Pemeriksaan Ketua KONI Pusat atas Dugaan Suap Dana Hibah Kemenpora

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua KONI Pusat Tono Suratman.

Tribunnews.com
Ketua Koni Pusat Toni Suratman 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua KONI Pusat Tono Suratman.

Ia bakal dimintai keterangan atas kasus dugaan suap penyaluran dana bantuan atau hibah dari pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka EFH ((Ending Fuad Hamidy, Sekretaris Jenderal KONI)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (6/2/2019).

Baca: Divonis Bersalah, Waketum PAN Minta Mandala Shoji Menyerahkan Diri

Baca: Data Pembunuhan di Manado: Ada 104 Kasus, Awal 2019 Dua Anak Bunuh Ayah Tirinya, Terbaru di Perkamil

Dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah Kemenpora kepada KONI tahun 2018 ini, KPK menetapkan 5 orang tersangka.

Dua di antaranya dari KONI yakni Sekjen Ending Fuad Hamidy (EFH) dan Bendum Jhonny E Awuy (JEA) selaku pemberi suap.

Sedangkan 3 orang lainnya dari Kemenpora selaku penerima suap yakni Deputi IV Mulyana, PPK Adhi Purnomo dkk, dan Staf Kemenpora Eko Triyanto (ET).

KPK menetapkan mereka sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (18/12/2018).

Adhi Purnomo, Eko Triyono dkk diduga menerima suap sekitar Rp318 juta dari pejabat KONI.

Sedangkan Mulyana diduga menerima uang dalam rekening yang ATM-nya dikuasi yang bersangkutan berisi saldo Rp100 juta.

Baca: Gempa Bumi 5,1 SR Guncang Morotai, Tak Beropotensi Tsunami

Baca: Pertemuan Pertama Bridge Masuk Sekolah Remboken Minahasa Dimulai Hari Ini

Mulyana juga sebelumnya menerima sejumlah pemberian berupa 1 mobil Toyota Fortuner, uang Rp100 juta dari Jhonny E Awuy, dan smartphone Samsung Galaxy Note 9.

Adapun dana hibah dari Kemenpora untuk KONI yang dialokasikan sebesar Rp17,9 miliar.

Sebelumnya terjadi kesepakatan antara pihak Kemenpora dan KONI untuk mengalokasikan fee sebesar 19,13 persen dari total dana hibah Rp17,9 miliar yaitu sejumlah Rp3,4 miliar. 

Artikel ini telah tayang sebelumnya di tribunnews.com dengan link http://www.tribunnews.com/nasional/2019/02/06/kasus-dana-hibah-kemenpora-kpk-periksa-ketua-koni-pusat

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved